Pesan Ketua MK di Balik Putusan KOI Vs KONI

Pesan Ketua MK di Balik Putusan KOI Vs KONI Arief Hidayat (lamhot/detikcom)

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja memutuskan gugatan UU No 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang berlatar belakang kisruh KOI dengan KONI. Apa pesan Ketua MK di balik putusan tersebut?

“Saya baru memutus KOI dan KONI kemarin, apa yang penting? Yang penting keduanya memajukan olahraga nasional,” ujar Ketua MK Arief Hidayat, di ruang kerjanya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut Arief, KOI dan KONI mempunyai peran penting dalam memajukan prestasi olahraga nasional. Untuk itu, Arief berharap dengan adanya putusan MK, kedua lembaga itu saling bersinergi.

“Mereka kan dulunya bertikai, makanya saya temukan. Jadi KOI silakan selenggaran event olahraga dan KONI yang melakukan pembinaan,” ujarnya.

Menurut Arief, bila keduanya tak saling bersinergi, maka olahraga nasional prestasinya akan melorot entah kemana.

“Sekarang kan gampang kalau mereka sudah bertemu,” pungkasnya.

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak sebagian gugatan yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Rabu (11/3). Dengan adanya putusan itu, wadah tunggal organisasi olahraga di Indonesia tidak berlaku. Dalam pertimbangannya, majelis mengakui semua induk organisasi olahraga termasuk keberadaan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) karena semuanya memiliki peran masing-masing.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/asp)

google.co.id

Gagasan dari Prabowo dan Partai Gerindra: Stimulus

Gagasan dari Prabowo dan Partai Gerindra: Stimulus


Salam Indonesia Raya, Saya, bersama Partai Gerindra, menawarkan pemikiran dan gagasan baru untuk Indonesia Raya. Pemikiran dan gagasan yang dapat membantu rakyat banyak dan mengembalikan Indonesia menjadi Macan Asia. Saya mengajak anda untuk mengambil bagian dari kampanye untuk rakyat Indonesia ini. Kirimkan dan tag teman-teman, saudara dan kerabat anda di video ini. Pastikan mereka mengetahui pesan perubahan yang saya bawa dengan Partai Gerindra. Jika anda memiliki masukan, dan ingin berdiskusi bersama saya dan rekan-rekan lain mengenai program-program yang saya berikan, bergabungkan di forum diskusi tinyurl.com Untuk kejayaan Indonesia – Salam Indonesia Raya,

Hary Tanoe Hengkang, Kelompok Tua NasDem Senang

Hary Tanoe Hengkang, Kelompok Tua NasDem Senang

Headline

Hary Tanoesoedibjo – inilah.com/Ardhy Fernando

inilah.com, Jakarta – Mundurnya Hary Tanoesoedibjo dari Partai NasDem diakibatkan adanya gesekan dari kelompok tua internal partai besutan Surya Paloh itu.

Menurut pengamat politik Boni Hargens, orang-orang tua tersebut meminta agar Surya Paloh untuk mengambilalih Partai NasDem.

“Orang-orang tua pasti saja senang dengan keluarnya Hary Tanoe. Karena mereka hilang saingan. Dan mereka jadi solid. Tapi apakah mereka akan meraih dukungan publik, ini yang jadi tanda tanya,” jelas Boni dalam pesan Blackberry, Jumat (25/1/2014).

Menurut pandangan Boni, yang paling berjasa membangung Partai Nasdem adalah kelompok muda, termasuk Hary Tanoe.

”Kelompok tua itu, tidak berjasa dalam membangun NasDem sebagai partai. Karena NasDem sebagai partai bukan ide mereka, tapi gagasan orang-orang muda yang kebetulan Hary Tanoe termasuk di dalamnya yang juga bekerja keras membangun NasDem menjadi partai,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Boni, ketika Partai NasDem lolos dan diperhitungkan, maka kelompok senior yang tadinya tidak optimistis menjadi partai kemudian bergairah untuk melanjutkan kembali.

“Ada juga Jeffrie Geovani dan lain-lain. Nah, begitu partai ini lolos dan diperhitungkan, kelompok senior yang tadinya tidak optimis NasDem menjadi partai, lalu bergairah. Libido mereka inilah yang jadi dasar konflik internal NasDem,” jelas Boni. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Jangan Resah Dengan Berita Banjir Besar 27 Januari

    Jangan Resah Dengan Berita Banjir Besar 27 Januari

  • Nokia Umumkan 'Kematian' Symbian

    Nokia Umumkan ‘Kematian’ Symbian

Pesan Prabowo Subianto untuk Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Basuki

Pesan Prabowo Subianto untuk Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Basuki


Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto berpesan kepada Jokowi dan Basuki agar tidak korupsi, tidak mencuri uang rakyat, tidak akal-akalan proyek, karena rakyat menuntut pemimpin yang bersih, jujur dan profesional. Jika Jokowi dan Basuki tidak amanah, Prabowo yang akan memimpin demonstrasi untuk menurunkan Jokowi dan Basuki. Namun Prabowo yakin ia tidak akan pernah perlu melakukan hal tersebut, karena Jokowi dan Basuki memiliki integritas, jejak rekam yang baik, serta pengalaman sebagai walikota dan bupati dengan bersih.

Pesan dari Prabowo Subianto dan Partai Gerindra: Selamat Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1433 H

Pesan dari Prabowo Subianto dan Partai Gerindra: Selamat Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1433 H


Prabowo Subianto bersama Partai Gerakan Indonesia Raya mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1433 H. facebook.com twitter.com facebook.com twitter.com

Kiai Tanggapi Positif Pertemuan SBY Muhaimin

Kiai Tanggapi Positif Pertemuan SBY Muhaimin


Headline News / Polkam / Jum’at, 27 Maret 2009 1:03 WIB. Metrotvnews.com, Jakarta: Pertemuan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar menuai respon positif dari kiai. Tanggapan ini dikirim lewat pesan singkat di ponsel Muhaimin. Berbicara di Jakarta, Kamis (26/3), Muhaimin mengatakan para kiai mendukung rencana SBY untuk tidak berfokus pada satu partai Islam saja. Adapun rencana itu sebagai upaya SBY menyamakan persepsi dan merujuk pada koalisi dengan PKB.(RAS)

Nasional | Garda Muda NasDem Tak Terpengaruh Mundurnya Hary Tanoe


Harry Tanoe dan pengurus NasDem yang mengundurkan diri.

Jakarta – Alasan peengunduran diri Hary Tanoe, Ahmad Rofiq dan dua rekannnya dari Partai NasDem di antaranya tidak adanya restrukturisasi anak muda untuk posisi ketua umum. Tapi pengunduran diri mereka diyakini tidak membuat anggota Garda Muda NasDem terpecah.

“Kami pastikan bahwa kaum muda di NasDem solid, sebab kepemimpinan kaum muda telah terdesain secara baik di Partai maupun di ormas. Hal itu telah didesain oleh Pak Surya Paloh jauh sebelum Pak HT masuk NasDem,” kata Ketua Garda Muda NasDem, Martin Manurung dalam pesan singkat, Senin (21/1/2013).

Martin menghargai keputusan adanya beberapa pengurus inti yang mundur dari NasDem. Keputusan tersebut suka rela dari masing-masing individu, sama seperti ketika mereka memutuskan untuk bergabung.

“Kami pastikan bahwa Partai NasDem tetap konsisten dalam strategi gerakan perubahan yang ideologis, yang telah dibangun sejak awal, bahkan pada masa pendirian Ormas Nasional Demokrat,” lanjut Martin.

Sebelumnya diberitakan, terhitung mulai hari ini Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoe Soedibjo, beserta sekjen Ahmad Rofiq, Wasekjen Saiful Haq dan ketua DPP Internal Endang Tirta menyatakan mengundurkan diri dari Partai Nasdem. Mereka tidak sepakat dengan keputusan Hary Tanoe yang mengambil alih posisi ketua umum Partai NasDem.

(bal/lh)