Nasional | Ormas NasDem Soal Kader Mundur: Wajar Saja, Masuk & Keluar Sukarela


Orri Buchori (Foto: Ahmad Juwari/detikcom)

Jakarta – Ormas Nasional Demokrat (NasDem) menganggap mundurnya ratusan kader Partai NasDem sebagai hal yang wajar. Keanggotaan NasDem adalah sukarela, jadi mundur dengan sukarela pun ya silakan saja.

“Saya rasa hari ini wajar-wajar saja. Ini juga sukarela, masuk sukarela, keluar juga sukarela. Biasa dalam organisasi,” kata Wasekjen Ormas NasDem Orri Buchori.

Hal itu dikatakan Orri ketika ditemui setelah aksi kader yang mundur di depan Kantor DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013).

Ketika ditanyakan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) ini tidak disambut fungsionaris DPP NasDem, Orri mengatakan fungsionaris DPP Partai NasDem tidak tahu sebelumnya.

“Kita tidak tahu, menyerahkan, penyerahan, tidak konfirmasi. Kita tidak siap,” imbuhnya.

Orri menambahkan, bila menyerahkan dan mengundurkan resmi dari NasDem secara resmi, bukan dengan cara aksi lempar-lempar kaos dan merobek KTA. Tapi dia tetap berpendapat hal yang wajar ada kader yang keluar keluar. “Buat kita hal yang wajar saja dalam organisasi. Datang tidak menggenapi, pergi tidak mengganjili,” jelasnya.

“Kalau tidak puas dengan pemimpin, itu hak dia. Yang pasti sekarang banyak sekali kader-kader yang ada bersama kami. Buat kita hal yang biasa,” tandas Orri.

(nwk/nrl)

Endriartono Pikir-pikir Gantikan Hary Tanoe

Endriartono Pikir-pikir Gantikan Hary Tanoe

Headline

Mantan panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto – Ist

inilah.com, Jakarta – Mantan panglima TNI Jenderal (purn) Endriartono Sutarto tak tahu dirinya ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pakar Partai NasDem menggantikan Hary Tanoesoedibjo yang hengkang. Namun jika nantinya ditunjuk, Endriartono siap menjalankan tugas tersebut.

“Ya, kita lihat nantilah,” ujar Endriartono di Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Menurutnya, dalam kongres Partai NasDem yang akan dilakukan nanti malam adalah sebagai pengukuhan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem.

“Yang pasti Kongres Partai NasDem adalah untuk mengukuhkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum dan sekaligus memberikan kewenangan kepada beliau untuk menyusun kepengurusan partai,” tandasnya.

Partai NasDem akan menunjuk Endriartono untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Hary Tanoe. “Ada beberapa nama, tapi yang mengemuka adalah Endriartono Sutarto,” ujar Ketua Umum Partai NasDem, Rio Patrice Capella di Jakarta, Jumat (25/1/2013). [tjs]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Menpora Akan Temui Nirwan dan Arifin Besok

    Menpora Akan Temui Nirwan dan Arifin Besok

  • Inilah 10 Alasan BlackBerry 10 Bisa Selamatkan RIM

    Inilah 10 Alasan BlackBerry 10 Bisa Selamatkan RIM

NasDem: HT Mundur, Jatim Solid ke Paloh

NasDem: HT Mundur, Jatim Solid ke Paloh

Headline

Surya Paloh – inilah.com/Wirasatria

inilah.com, Surabaya – Ketua DPW Partai NasDem Jatim Laksamana (Purn) Tedjo Edhy menegaskan, barisan kader di Jatim tetap solid pascamundurnya Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo (HT).

“Enggak ada pengaruhnya apa-apa bagi Jatim. Harry Tanoe masuk ke NasDem dan keluar dari NasDem atas kesadaran sendiri, tidak ada paksaan. Kami ucapkan terima kasih sempat ikut membesarkan parpol ini meski sebentar,” tegasnya, Selasa (22/1/2013).

Mantan Kepala Staf TNI AL (KSAL) ini memastikan, dukungan kader NasDem di Jatim bulat kepada Ketua Majelis Nasional Partai Surya Paloh untuk menjadi Ketua Umum, saat Kongres I pada 25 Januari 2013 di Jakarta.

“Jatim yang pasti tidak terpengaruh, karena DPP juga menegaskan hal yang sama. Meskipun Sekjen DPP Rofik juga ikut mundur, tidak ada masalah bagi Jatim,” tukasnya.

Bagaimana dengan iklan NasDem yang dihentikan di jaringan media MNC Group? “Sosialisasi dan pencitraan kepada masyarakat kan tidak hanya lewat MNC Group. Masih banyak media lainnya. Yang penting kami sekarang fokus untuk menggalang kekuatan untuk pileg dan pilpres 2014,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim Aminurrahman menambahkan, keinginan Surya Paloh untuk memegang jabatan Ketua Umum Partai NasDem bisa dianggap wajar. Ini karena semua pengurus DPP Partai Nasdem semuanya memegang mandataris dari inisiator pendiri NasDem Surya Paloh.

“Kalaupun ada pengurus yang tidak mau kena restrukturisasi saat NasDem resmi sebagai peserta pemilu, maka pengurus DPP mengingkari komitmen tersebut,” ungkap mantan Walikota Pasuruan ini.

Saat ini, kata dia, di tingkat DPP Partai NasDem, susunan kepengurusannya berjumlah 15 orang, sehingga perlu direstrukturisasi. “Masak di tingkat DPP yang memegang seluruh Indonesia cuma 15 orang. Jadi perlu direstrukturisasi, apa yang diisyaratkan inisiator Nasdem,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa Kongres I yang digelar itu untuk mempertemukan dan menyelesaikan semua permasalahan di Partai NasDem. Pihaknya memandang upaya Harry Tanoe mundur dari NasDem sebagai upaya untuk membesarkan NasDem lewat jalur lain. “Kami hargai itu dan membesarkan NasDem tak harus di partai saja, tetapi lewat jalur lain juga bisa,” ujarnya. [beritajatim.com]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Harden Gemilang, Lakers Tumbang

    Harden Gemilang, Lakers Tumbang

  • PSSI Skorsing 15 Klub ISL

    PSSI Skorsing 15 Klub ISL

Hary Tanoe Kian Berpeluang Masuk Hanura

Hary Tanoe Kian Berpeluang Masuk Hanura

Headline

mantan Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesodibjo – inilah.com/Agus Priatna

inilah.com, Jakarta – Peta politik mantan Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem) Hary Tanoesoedibjo semakin terbaca. Peluang Hary Tanoe untuk hengkang ke Partai Hanura semakin tercium.

Ketua DPP Partai Hanura, Syarifudin Suding mengakui dirinya intens melakukan komunikasi dengan Hary Tanoe. Bahkan, Suding kerap berdiskusi mengani kebangsaan.

“Saya juga selalu diajak diskusi, Hary Tanoe itu dari dulu kami selalu diskusi. Kalau kami diskusi itu temannya persoalan bangsa. Satu hal yang pasti, saya mengetahui beliau itu punya komitmen untuk perubahan ke arah Indonesia yang lebih baik,” kata Suding di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Bahkan, dia pun mengakui bahwa hubungannya dengan Hary Tanoe sudah cukup dekat. Dia menjelaskan, kedekatannya dengan Hary Tanoe sudah cukup lama.

“Kami pun menyapa itu tidak memanggil nama. Saya memanggil beliau itu Cs (kawan) dan beliau pun memanggil saya Cs,” tutur anggota Komisi III DPR itu.

Untuk itu, kata Suding, partai pimpinan Wiranto membuka pintu untuk Hary Tanoe bergabung. Menurut dia, sebuah kehormatan jika Hary Tanoe akan bergabung dengan partainya.

“Kami sangat membuka, itu suatu syukuran yang sangat luar biasa. Tapi kalau beliau berkenan, saya ucapkan Alhamdulillah,” kata Suding. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Stimulus Jepang Gagal Menopang Pasar

    Stimulus Jepang Gagal Menopang Pasar

  • Respons BoJ, Rupiah Lunglai

    Respons BoJ, Rupiah Lunglai

Pemilukada di 2013, DPR: Parpol Pasti tak Mau Haknya Dipotong

Pemilukada di 2013, DPR: Parpol Pasti tak Mau Haknya Dipotong

Agun Gunanjar Sudarsa

, JAKARTA — Ketua Komisi II DPR, Agun Gunanjar Sudarsa, mengatakan, rujukan hukum yang dikhawatirkan pemerintah daerah terkait pelaksanaan pemilukada di 2013, akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

Perppu itu, kata dia, diajukan kepada presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Walaupun menurut Agun, Komisi II DPR masih menandai beberapa hal.

“Yang jadi masalah, bagaimana dengan masa jabatan yang baru berakhir pada bulan Juli hingga Desember 2014. Parpol pasti tidak akan mau haknya dipotong,” kata politisi dari Partai Golkar tersebut, Selasa (22/1).

Konsekuensi lainnya dari penyelenggaraan pemilukada pada 2013, menurut Agun, adalah permasalahan anggaran. Sehingga, kata dia, pada pagu anggaran 2013, harus segera dialokasikan dana bagi pelaksanaan seluruh pemilukada tersebut.

Pengamat pemilu dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, mengkhawatirkan pemadatan pemilukada pada 2013 akan berlangsung tumpang tindih dengan kelembagaan KPU pusat dan KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Karena, kata dia, banyak terjadi transisi pada kepengurusan di KPU provinsi dan kabupaten/kota akibat banyak masa jabatan pengurus yang berakhir pada 2013. “Harus dipikirkan kembali pemadatan itu dengan kesiapan kelembagaan,” kata Ray.

Nasional | Ditinggalkan Hary Tanoe, Operasional Nasdem terganggu?

Ditinggalkan Hary Tanoe, Operasional Nasdem terganggu?

Partai NasDem

, ‎​JAKARTA — Meski Hary Tanoe bukan pendiri Partai Nasional Demokrat (Nasdem), tapi pengunduran dirinya dikhawatirkan akan mengganggu aktifitas partai tersebut. Lantaran Hary selama ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pengembangan dan pembangunan Nasdem hingga berhasil lolos sebagai peserta pemilu 2014.

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Ahmad Rofiq membenarkan bahwa kontribusi yang diberikan Hary sangat besar. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kelembagaan partai. Beberapa ormas sayap pun banyak dikembangkan oleh Hary .

“Besar sekali. Pak HT kemarin ga jawab karena ga mau hitung-hitungan. Tapi yang di lapangan pasti merasakan besar sekali,” kata Rofiq kepada di Jakarta, Selasa (22/1).

Rofiq mengkhawatirkan jika tidak diantisipasi secepatnya, hengkangnya Hary Tanoe akan mengganggu aktifitas dan kinerja Partai Nasdem. Meski begitu ia percaya, pengurus Partai Nasdem yang tersisa bisa mengatasi persoalan tersebut.

“Tapi Surya Paloh kan jagoan, pasti segera bisa teratasi segala kekurangan itu,” ujar Rofiq.

Selain dikenal memiliki modal politik yang besar, Hary juga menggunakan kerajaan media yang dimilikinya untuk menyosialisasikan Nasdem. Beberapa iklan Partai Nasdem diproduksi oleh Hary Tanoe. Ormas sayap partai juga digerakkan dengan kekuatan dan pengaruh yang dimiliki oleh pengusaha yang dikenal dekat dengan keluarga Cendana tersebut.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mengingatkan agar Partai Nasdem segera melaporkan segala perubahan yang terjadi di partai kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Perubahan kepengurusan, administrasi, hingga alamat kesekretariatan harus dilaporkan kepada Kemenkumham. Selanjutnya perubahan itu akan diuji kebenarannya oleh Kemenkumham dan dilaporkan kepada KPU.

Nasional | HT Keluar, Endriartono Dukung Surya Paloh Jadi Ketum NasDem



Jakarta – Setelah keluarnya Hary Tanoesoedibjo (HT) dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), tak ada lagi yang menghalangi jalan Surya Paloh menjadi Ketum NasDem. Jenderal (Purn) TNI Endriartono Sutarto yang diisukan akan nyapres melalui Partai NasDem menyatakan dukungannyan terhadap Surya Paloh.

“Ya saya dukung. Siapapun yang membawa agenda perubahan bersama NasDem pasti saya dukung,” kata mantan Panglima TNI ini kepada detikcom, Selasa (22/1/2013).

Tarto menilai sejauh ini tak ada masalah di internal NasDem. Kalau Paloh ingin mengambil alih, menurut dia sepanjang tidak bertentangan dengan agenda perubahan NasDem tidak masalah.

“Buat saya, sementara partai masih tidak berubah. Visi tetap sama dan untuk menjadikan Indonesia lebih baik, nahkoda bisa siapa saja,” katanya.

Menurut Endriartono, Surya Paloh tak berambisi menjari ketua umum NasDem. Namun Hary Tanoe terlanjur menolak setelah sejumlah pendukung mengusung Surya Paloh menjadi ketum.

“Yang saya tahu beliau tidak juga berambisi menjadi ketua umum. Tapi Pak Hary Tanoe tak menghendaki Pak Surya jadi ketum,” ujarnya.

Rencananya Surya Paloh akan dikukuhkan menjadi Ketum NasDem pada kongres tanggal 25-26 Januari mendatang. Sejumlah kalangan melihat loyalis HT yang masih di NasDem akan menentang rencana tersebut. Sukseskah Paloh mengambil posisi no 1 di NasDem?

(van/lh)