Sutadi : Kita Terbuka, Lebih Baik Mundur Jika Tak Sanggup


Sutadi : Kita Terbuka, Lebih Baik Mundur Jika Tak Sanggup - Gerindra Bebani Caleg Biaya Saksi dan Atribut - Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, B F Sutadi

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, B F Sutadi(Foto: Iwan)

LENSAINDONESIA.COM: Partai Gerindar Surabaya nampaknya tak ingin membuat kecewa bakal calon legislatif (baceleg) yang mendaftar di partai berlambang garuda ini. Untuk itu, Partai Gerindra pada awal pendaftaran sudah memberikan sosialisai tentang beban biaya saksi dan atribut yang ditanggung caleg.

“Kita tidak ingin caleg seperti beli kursi dalam karung. Untuk itu kita secara terbuka memberitahu tanggung jawab caleg dalam hal finansial dan aturan,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, B. F. Sutadi ketika ditemui dalam acara Perkenalan dan Validasi Bacaleg Gerindra, Minggu (10/3)

Menurutnya Sutadi, sebanyak 171 bacaleg yang sudah mendaftar ini nantinya akan melalui beberapa tahap seleksi diantaranya psikotest, kemampuan, dan finansial.

“Bukanya kita mau memberi harga, namun untuk maju caleg setiap pendaftar harus siap dalam hal finansial untuk kepentingan kampanye. Yang jelas biaya itu meliputi biaya saksi, aktibut, tes psikologi, kesehatan, dan kelayakan,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika ditanya tentang mekanisme penentuan daerah pemilihan (dapil) bagi caleg, Sutadi mengatakan akan disesuaikan dengan tempat tinggal. Namun, jika kuota caleg dalam dapil tersebut melebihi jumlah, tentunya ada skala prioritas yang ditentukan pertai untuk memindah dapil.

“Kalimatnya jelas, yang berpotensi menang di dapil itulah yang diutamakan. Ukuranya misalkan tingkat ketokohanya, kemampuan, dan memiliki jumlah suara pasti yang cukup banyak,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya menegaskan kepada bacaleg yang mendaftar untuk mundur di awal kalau dirasa cukup memberatkan dan tidak sesuai.

“Dari pada habis banyak dikemudian hari, mendingnya mereka mundur sekarang. Karena Partai Gerindra hanya menerima caleg yang benar-benar ingin menang,” katanya.

Dalam proses seleksi nanti, 171 bacaleg akan disaring hingga 50 orang dan 10 cadangan yang akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Daftar Caleg Sementara (DCS). @iwan_christiono


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita