Soal Sprindik Bocor, Komite Etik mulai Periksa Pimpinan KPK

Metrotvnews.com, Jakarta: Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mulai melakukan pemeriksaan perdana terhadap saksi-saksi untuk kasus bocornya dokumen draf surat perintah penyidikan (sprindik) tersangka Anas Urbaningrum. Rencananya, besok Komite Etik akan mulai memeriksa para pimpinan KPK.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Etik KPK Anies Baswedan ketika menggelar konfrensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/3). Anies yang juga ditemani oleh seluruh anggota Komite Etik menegaskan jika semua pihak mulai dari pimpinan KPK juga akan dimintai keterangannya.

“Semua dari unsur pimpinan KPK akan dimintai keterangannya, satu persatu,” ujar Anies ketika dikonfirmasi.

Namun sementara itu, Anies menjelaskan jika pihaknya masih belum dapat membeberkan siapa saksi-saksi yang akan mulai diperiksa besok. Rencananya nama-nama saksi yang akan diperiksa akan dicantumkan dalam jadwal pemeriksaan KPK.

Lebih lanjut Anies menambahkan jika pihaknya juga sudah mengundang para saksi untuk menghadiri dan memberikan keterangan perihal bocornya sprindik mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Disampaikan oleh Anies, jika sebagian saksi sudah merespon dan menyatakan kesiapannya untuk hadir. Sedangkan lainnya masih berpikir dan mempertimbangkan untuk memenuhi panggilan.

Pasalnya, Anies menjelaskan jika Komite Etik tidak memiliki kekuatan untuk memaksa para saksi hadir dalam pemeriksaan. Karena Komite Etik sifatnya hanya bisa menghimbau para saksi untuk datang membantu KPK hal itu merupakan titipan amanah untuk menegakkan etika di lembaga yang bertugas melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia ini.

Anies juga meminta agar seluruh saksi dapat kooperatif dalam membantu tugas Komite Etik dalam penegakan etika di KPK. “Kita sudah menyusun agendanya, kita mulai memanggil para saksi yang relevan dalam bocornya sprindik besok,” sambungnya. (Fario Untung)

Editor: