Soal DCS Demokrat, KPU Diminta Tunduk Pada Aturan

Soal DCS Demokrat, KPU Diminta Tunduk Pada Aturan

Headline

ist

inilah.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf mengatakan, pengajuan daftar caleg sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus ditandatangani oleh ketua umum partai politik (ketum parpol) definitif.

Hal itu menanggapi Partai Demokrat yang saat ini belum memiliki ketua umum. Menurut Asep, pengajuan DCS tidak bisa ditanda tangani oleh Plt ketua umum yang ditunjuk langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Aturannya ketum itu defitif tidak ada Plt. Jadi hemat saya tidak bisa dilakukan Plt, karena ini hal yang strategis. Karena ini menyangkut banyak peraturan yang harus dilakukan ketum,” kata Asep kepada inilah.com, di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Oleh sebab itu, lanjut Asep, pemilihan ketum Partai Demokrat harus melalui kongres sebagaimana tercantum dalam AD/ART partai binaan SBY.

“Prosedur pengangkatan ketum itu sesuai dengan AD ART. Tidak ada pilihan lain, Partai Demokrat harus melakukan KLB,” jelas Asep.

Untuk itu, kata Asep, KPU harus tegas dalam menerima DCS yang diajukan partai. KPU harus tunduk pada peraturan yang telah disepakati. Sebab, Plt ketum tidak serta merta bisa mengambil kewenangan penuh dalam mengajukan para caleg.

“KPU harus betul melihat definitif atau melalui Plt. Tidak lantas dengan serta merta bisa dianggap sah, harus betul terbukti penentuan ketum itu melalui Plt atau kongres,” tegas Asep.[yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Gatot Pujo Menyodok ke Posisi 1

    Gatot Pujo Menyodok ke Posisi 1

  • Effendi Simbolon Dikejar Gatot Pujo

    Effendi Simbolon Dikejar Gatot Pujo