Sengaja Anas Didepak Jelang Penetapan DCS

JAKARTA – Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) legislatif dari Partai Demokrat dicurigai sebagai biang kisruh di internal partai berlambang mercy itu.

Penetapan status Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus korupsi proyek Hambalang, yang diikuti dengan mundurnya mantan ketum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, menurut wartawan senior Budiarto Shambazy, terkait dengan waktu menjelang penetapan DCS.

Kedua faksi, yakni faksi Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono dan faksi Anas, sama-sama ingin punya peran besar dalam penetapan nama-nama kader PD yang akan masuk DCS.

"Kalau tidak ada DCS, tidak ada heboh ini. Ini soal siapa yang akan menguasai DCS," ujar Budiarto Shambazy saat hadir sebagai pembicara di diskusi bertema ‘Panas Efek Anas’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/3). (sam/jpnn)