Sekretaris Demokrat DKI di Ujung Tanduk

NASIB Irfan Ghani sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat (PD) Jakarta di ujung tanduk. Desakan agar Irfan dicopot dari jabatannya di partai saat ini terus bergulir di internal Partai Demokrat Jakarta.
Bahkan, Dewan Kehormatan DPD PD Jakarta akan memberikan rekomendasikan kepada Ketua DPD PD untuk secepatnya mencopot jabatan sekretaris di pundak Irfan. Wakil Sekretaris Dewan Kehormatan Ilal Ferhard mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap Irfan, guna mengklarifikasi pernyataannya yang mendesak DPP untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pascamundurnya Anas Urbaningrum.

"Baru saja kami menggelar rapat dewan kehormatan dengan memanggil Irfan untuk mengklarifikasi pernyataannya," ujar Ilal, Rabu (6/4).

Dari hasil rapat itu, sambung Ilal, Dewan Kehormatan sepakat mendesak Irfan agar diturunkan dari kursi sekretaris DPD Partai Demokrat Jakarta. "Kami di Dewan Kehormatan memberikan merekomendasi agar Ketua DPD menggelar rapat pleno untuk menggantikan posisi Irfan," tegasnya.

Ditegaskan Ilal, untuk menyelamatkan partai menjelang Pemilu 2014, partai harus bisa bertindak tegas terhadap kadernya yang membahanyakan pemenangan pemilu. Sementara itu pada saat rapat terjadi, Irfan tetap berkilah bahwa  pernyataannya yang mendesak KLB bukanlah pembangkangan terhadap partai atau dalam posisi pembelaan terhadap Anas. Irfan tetap bersikeras pernyataannya tersebut untuk membela konstitusi partai. (pes)