SBY tidak Perlu Berkoar-koar di Media Massa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kisruh Partai Demokrat yang terus bergulir hingga membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun tangan dianggap tidak terlalu pantas.

Sebagai kepala negara, SBY seharusnya lebih memilih untuk bersikap tegas, tanpa harus berkoar-koar di media massa dan lebih baik instruksikan saja aparat hukum untuk menindaknya.

“Seharusnya Pak SBY tegas saja menindak siapapun yang telah jelas-jelas berlaku inkonstitusional melawan hukum. Rakyat tentu akan berdiri di belakang mendukung penuh setiap tindakan tegas tehadap mereka yang melakukan makar mengkhianati negara,” kata Wakil Ketua PPP Lukman Hakim Saifuddin, Senin (4/3).

Terlebih, kata Lukman, jika kasus hukum tersebut (Anas) belum memiliki bukti kuat, SBY sebaikya tidak perlu melakukan publikasi kepada masyarakat.

“Bila belum didapat bukti kuat, janganlah hal itu diungkap ke masyarakat. Cukuplah instruksikan aparat bekerja cermat mendeteksi dan menanggulanginya.”

Informasi intelejen atau yang bersifat rahasia, seyogyanya tidak untuk dikonsumsi oleh publik, karena hanya akan menimbulkan kegaduhan. Jalan terbaik, jika tersangkut masalah hukum, jelas Lukman, adalah dengan memberikan keleluasaan aparat untuk mencari bukti.

“Sebenarnya informasi intelijen bukanlah untuk konsumsi publik, karena bisa timbulkan keresahan yang tak perlu. Perintahkan saja aparatus negara untuk serius mendeteksinya dan menindaknya bila telah jelas-jelas terbukti melanggar hukum,” pungkasnya. (Hafizd Mukti/Adf)