SBY Perkenalkan Pramono Edhie ke 33 DPD di Cikeas?

SBY Perkenalkan Pramono Edhie ke 33 DPD di Cikeas?

Headline

Susilo Bambang Yudhoyono dan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo masuk dalam kandidat calon ketua umum Partai Demokrat. Bahkan, Pramono Edhie dikabarkan telah diperkenalkan secara langsung kepada 33 DPD Partai Demokrat dalam rapat di Cikeas beberapa waktu lalu.

“Waktu rapat 33 DPD di Cikeas, SBY memperkenalkan Pramono Edhie kepada DPD,” ujar sumber internal Partai Demokrat kepada inilah.com, Senin (11/3/2013).

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada DPD Partai Demokrat, Ketua DPD Partai Sultra, Muhammad Endang membantahnya. Menurutnya, dalam rapat di Cikeas antara 33 DPD dengan SBY pekan lalu tidak ada perkenalan Pramono Edhie kepada 33 DPD.

“Saya tidak melihat Pak Pramono Edhie ada di Cikeas, yang saya lihat hanya Pak TB Silalahi, EE Mangindaan, Pak Syarief Hasan dan Pak Jero Wacik. Itu tidak benar, tidak ada pengenalan Pramono Edhie kepada DPD di Cikeas,” ujar Endang kepada inilah.com, Senin (11/3/2013).

Endang mengatakan, dalam rapat yang dilakukan 33 DPD di Cikeas hanya membahas mengenai situasi terakhir Partai Demokrat pasca mundurnya Anas Urbaningrum dari jabatan ketua umum Partai Demokrat.

Selain masalah kekosongan posisi ketua umum Partai Demokrat, rapat 33 DPD dengan SBY di Cikeas juga membahas mengenai proses pendaftaran caleg ke KPU.

“Kemarin di Cikeas itu soal pemaparan tentang perkembangan partai. Dan kami membahas pencalegan, dan saat itu ada pikiran untuk kesolidan dan konsolidasi. Kami berpendapat kalau bisa dipenuhi mekanisme sebaiknya ditunjuk Plt. Pada waktu itu SBY menugaskan Pak Amir Syamsuddin untuk melakukan konsultasi dengan KPU,” ungkapnya.

Namun begitu, Endang mengatakan, nama Pramono Edhie sempat menjadi pembahasan antara 33 DPD dengan SBY terkait peluangnya maju sebagai ketua umum Partai Demokrat.

“Ada pemikiran dari DPD seperti Ibu Ani Yudhoyono, Mas Ibas, Marzuki, dan Pramono Edhie sebagai ketua umum,” katanya.

Endang mengatakan, nama-nama tersebut hanya memnjadi pembahasan rapat saja dan bukan sebuah keharusan DPD untuk memilih nama-nama tersebut. Sebab, jika nantinya Partai Demokrat melaksanakan KLB, maka otomatis DPD dan DPC yang memiliki hak penuh untuk menentukan siapa ketua umum baru Partai Demokrat.

“Kalau KLB itu kan pemilihan, bisa saja aklamasi atau pemungutan suara. Yang penting KLB. Kami harus ambil hikmah, setelah kongres siapapun yang terpilih, semua kader harus solid mendukungnya. Jangan seolah-olah kongres belum selsesai, masih ada faksi-faksi,” tandasnya.

Seperti diketahui, KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie akan memasuki masa pensiun pada 1 Mei 2013. Namun beredar kabar, Pramono sengaja akan disiapkan sebagai ketua umum partai Demokrat jika KLB berlangsung setelah masa pensiunnya selesai. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Gita Wirjawan Ternyata Kader Demokrat

    Gita Wirjawan Ternyata Kader Demokrat

  • Raffi Diduga Minta Dibuatkan Ekstasi untuk WH

    Raffi Diduga Minta Dibuatkan Ekstasi untuk WH