RS Polri Bungkam soal Nazaruddin

Metrotvnews.com, Jakarta: Kabar yang berhembus mengenai mantan bendahara Partai Demokrat yang menjadi terpidana korupsi, M Nazaruddin, yang masuk RS Bhayangkari Said Sukanto atau dikenal dengan nama RS Polri, hingga Selasa (5/3) malam belum terkonfirmasi. Nazaruddin dikabarkan dirawat di RS Polri sejak Senin (4/3) karena sering muntah-muntah.

Humas RS Polri, Sarwoto, tidak memberikan jawaban yang jelas ketika dikonfirmasi hal tersebut melalui telepon genggamnya. Sarwoto sempat mengatakan dirinya, Senin (4/3), menghadiri rapat, namun belum sempat ia menjelaskan perihal rapat tersebut, sambungan telepon tiba-tiba terputus. Ketika dicoba dihubungi kembali, ponselnya seketika tidak aktif.

Media Indonesia kemudian mencari informasi ke layanan telepon rumah sakit tersebut di nomor (021) 8093288. Seorang petugas informasi langsung terdiam ketika ditanya, di kamar rawat mana pasien bernama M Nazaruddin berada. ”M.Nazaruddin? maaf, ini dari mana ya?” tanyanya dengan nada waspada.

Setelah mengetahui bahwa Mediaa Indonesia yang menghubunginya, petugas tersebut meletakan telepon dan terdengar sedang bertanya pada orang di dekatnya. Sekitar 3 menit kemudian, suara yang berbeda kemudian berbicara di ujung pesawat telepon itu,”Maaf, kami langsung sambungkan ke perwira piket saja ya.”

Sambungan telepon pun kemudian diangkat seorang petugas piket laki-laki bernama Ahmad Januar. Ditanya perihal M Nazaruddin, dirinya berkata tak menerima laporan apapun soal itu. ”Besok pagi mungkin bisa ditelepon ke ekstensi 158 untuk ditanya langsung ke Humas,” tutupnya. (Maggie Nuansa Mahardika/Agt)

Editor: Agus Tri Wibowo