Ramadhan: Semakau Milik Singapura dan Indonesia

Ramadhan: Semakau Milik Singapura dan Indonesia

Headline

Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan – IST

inilah.com, Jakarta – Kabar terkait dicaploknya pulau Semakau oleh Singapura yang harusnya bagian dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dinilai oleh Partai Demokrat hanya informasi yang tidak benar.

Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, pulau Semakau adalah milik Singapura dan milik Indonesia. Sehingga, kabar pencaplokan itu, menurut Ramadhan adalah tidak benar.

“Tak ada pencaplokan Singapura atas Pulau Semakau wilayah Indonesia. Faktanya, ada Pulau Semakau wilayah RI dan ada wilayah Singapura. Namanya kebetulan sama, satu milik Singapura, satu nya milik Indonesia,” jelas Ramadhan, dalam keterangan resminya, Senin (21/1/2013).

Sebagai informasi, lanjut Ramadhan, dari dulu Pulau Semakau memang milik Singapura. Yang milik Indonesia adalah Pulau Semakau Besar, bagian dari Keppri. Hal ini tergambar secara jelas di peta dan Pemda Keppri sangat memahami hal ini.

Kabar dicaploknya Semakau oleh Singapura pun ramai dibicarakan di jejaring sosial. Ramadhan menilai, ada pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar. Apalagi, sampai menyalahkan pemerintahan SBY.

“Saya menyesalkan adanya penyebaran informasi oleh pihak tak bertanggung jawab di media, termasuk di tweeter. Mestinya segala sesuatu dicek dulu, jangan langsung diblow up dan bahkan ditambah-tambahi isu mendiskreditkan pemerintah,” jelas Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR ini mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi data yang diperoleh dari Dinas Hidro-Oseanografi (Dishidros) TNI-AL, Badan Informasi Geospasial, dan situs resmi Singapura hingga tanggal 18 Januari 2013, tidak diperoleh peta Singapura yang mencantumkan Pulau Semakau, Kel. Basu, Kec. Belakang Padang, Kota Batam ke dalam wilayah Singapura.

“Lokasi Pulau Semakau milik RI dan Pulau Semakau milik Singapura terlampir,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, DPR mempertanyakan apakah Pulau Semakau di Batam yang diisukan dicaplok negara Singapura masuk dalam wilayah Indonesia atau tidak.

Pasalnya, kepastian soal keberadaan pulau tersebut hingga kini masih simpang-siur.

“Sangat mengejutkan, apalagi kalau benar bahwa pulau itu tak tercatat dalam peta wilayah Kepri. Mengapa kemudian kita lalai? Padahal ada kementerian yang mengurusinya, dan tercatat sebagai pulau terluar/terdepan,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin di Jakarta, Minggu (20/1/2013).

Sementara itu Politikus Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati mendesak agar Menteri Luar Negeri segera menelusuri kebenaran tentang pencaplokan pulau terluar di Kepri tersebut. Menurut dia, bila pencaplokan Pulau Semakau ini terjadi tentu tak bisa dibiarkan.

“Saya imbau kepada Menlu untuk secara komprehensif menelusuri hal ini, saya rasa perlu dicari cara secara integral agar pencaplokan wilayah tak terjadi lagi,” ungkap Susaningtyas. [gus]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Pemain Milan Bicara Soal Kaka ke San Siro

    Pemain Milan Bicara Soal Kaka ke San Siro

  • Gerrard: Suarez Mungkin Tinggalkan Liverpool

    Gerrard: Suarez Mungkin Tinggalkan Liverpool