Priyo Kecipratan Dana Korupsi Alquran?

Priyo Kecipratan Dana Korupsi Alquran?

Headline

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso – inilah.com/Ardhy Fernando

inilah.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso disebut-sebut ikut kecipratan dana korupsi proyek pengadaan Al Quran dan IT Laboratorium komputer di Kementerian Agama.

Hal itu, sebagaimana tercantum dalam berkas dakwaan anggota Badan Anggaran Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetya yang dibacakan oleh Jaksa KPK, Senin (28/1/2013) petang di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Ketua DPP Partai Golkar ini, kecipratan 3,5 persen dari total nilai anggaran Al Quran sebesar Rp31,2miliar, dan 1 persen dari pembahasan pengadaan IT untuk MTs ini. “Yang mengatur fee adalah terdakwa dua (Dendy Prasetya),” ujar Jaksa Dzakiyul Fikri.

Jaksa menguraikan, pada medio 2011 terdakwa Zulkarnaen Djabar yang juga anggota komisi X dan ayah dari terdakwa Dendy Prasetya, memberikan informasi kepada anaknya dan Fahd El Fouz terkait adanya anggaran optimalisasi pengadaan proyek laboratorium komputer dan pengadaan kitab suci Al Quran di Kementerian Agama.

Pada pertemuan itu, Jaksa menerangkan, Fahd bertindak selaku broker dengan mengajak Vasco Ruseimy atau Syamsul Rachman dan Riski Mulyo Putro untuk mengatur pengadaan dan fee untuk terdakwa satu karena telah berkontribusi dalam anggaran.

Selanjutnya, terdakwa dua bersama dengan Fahd El Fouz melakukan perhitungan pembagian fee yang dicatat dalam sebuah kertas pada tahun anggaran 2011 – 2012 yang intinya sebagai berikut.

Pada poin situlah, nama Priyo ikut tercantum sebagai penerima dana haram. Berikut pembagian fee tersebut.

Untuk pekerjaan pengadaan laboratorium komputer di MTs tahun anggaran 2011 senilai Rp31,2 miliar yaitu :
1. Senayan atau ZD 6 persen,
2. Vasco atau syamsu 2 persen,
3. Kantor 0,5 persen,
4. PBS atau Priyo Budi Santoso 1 persen,
5. Fahd sebesar 3,25 persen,
6. Dendy sebesar 3,25 persen.

Fee dari penggadaan Alquran tahun anggaran 2011 dengan nilai Rp22 miliar.
1. Senayan ZD, 6,5 persen.
2. Vasco atau syamsu, 3 persen
3. PBS Priyo Budi Santoso 3,5 persen.
4. Fahd 5 persen
5. Dendy 4 persen
6. Kantor 1 persen.

Fee dari pekerjaan penggandaan Alquran tahun anggaran 2012 dengan nilai Rp50 miliar,
1. Senayan ZD 8 persen.
2. Vasco syamsu, 1,5 persen.
3. Fahd, 3,25 persen
4. Dendy, 2,25 persen

Rekomendasi Untuk Anda


  • Diundang Djohar Rapat, La Nyalla Cs Menolak Hadir

    Diundang Djohar Rapat, La Nyalla Cs Menolak Hadir

  • PSSI Putuskan Perberat Sanksi buat Klub dan Pemain

    PSSI Putuskan Perberat Sanksi buat Klub dan Pemain