Pramono Anung: Persoalan Demokrat Terlalu ‘Di-Blow Up’

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut negara mengalami gonjang-ganjing ditanggapi dingin Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung. Mengingat tahun ini merupakan tahun politik, politisi PDI Perjuangan itu menilai pernyataan SBY sedikit berlebihan.

Pramono menyarankan SBY agar tidak terlalu khawatir dengan jalannya pemerintahan. Meski berposisi sebagai partai oposisi, pihaknya menjamin PDI Perjuangan tidak bakal melakukan tindakan yang inkosntitusional.

“Saya yakin, semuanya pasti akan menjaga pemerintahan ini berakhir 2014. Kita punya demokrasi dan menghargai demokrasi itu,” kata Pramono di Jakarta, Senin (4/3).

Pramono juga angkat bicara soal kemelut di Partai Demokrat. Ia mengimbau urusan kemelut partai sebaiknya diselesaikan di kalangan internal saja.

Persoalan SBY dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, tidak usah diumbar ke publik. Pasalnya, ujar Pramono, yang terjadi sekarang ini persoalan Partai Demokrat terlalu diumbar hingga terkesan berlebihan.
 
“Jujur, saya ingin mengatakan bahwa persoalan internal Partai Demokrat seyogyanya diselesaikan oleh Demokrat sendiri. Persoalan Partai Demokrat terlalu di-blow up keluar dan itu berlebihan,” kata Pramono.