PKS Setuju Luthfi Hasan Ishaaq Dimiskinkan

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mendorong agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang untuk menjerat koruptor. Tanpa terkecuali untuk kasus dugaan suap dan pencucian uang kuota impor daging sapi yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dan Ahmad Fathanah.

“KPK jangan ragu laksanakan TPPU ini. Karena ini menjadi penting agar semua tindak pidana dan kejahatan bisa dimiskinkan. Pemiskinan itu menjadi solusi,” kata Indra dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (11/5). Indra merupakan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS.

Menurut Indra, pemiskinan terhadap koruptor perlu digalakkan agar rasa keadilan masyarakat tercipta. “Publik pasti akan bertanya, ketika dinyatakan hasil korupsi tapi uang tidak disita,” kata Indra.

Indra mengklaim, partainya paling ngotot untuk mendorong KPK menggunakan undang-undang TPPU. “Kami PKS sangat ngotot agar undang-undang ini dilaksanakan,” jelas Indra.

Terkait kemungkinan pembekuan PKS bila terbukti ada hasil korupsi dari Luthfi dan Fathanah yang masuk ke keuangan partai, Indra enggan menjawabnya. “Itu biar pengacara yang menjawab. Yang jelas konsistensi PKS kan bisa dilihat dalam pemberantasan korupsi,” kata Indra.

Indra mengharapkan agar KPK lebih jeli dan tajam menindaklanjuti kasus-kasus korupsi. Termasuk jika kasus tersebut menimpa kader atau mantan kader PKS. “KPK ‘follow up’-nya nyaris tidak maksimal,” kata Indra.

Editor: Khudori

metrotvnews.com