PKS Sebaiknya Antarkan Mobil Mewah ke KPK

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebaiknya bersikap kooperatif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait upaya penyitaan beberapa mobil yang diduga milik mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaaq  terkait kasus pengadaan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

"Sikap PKS yang bersitegang dengan KPK dalam menolak penyitaan mobil yang diparkir di kantor DPP PKS adalah sikap yang tidak bijak. Tidak usah terlalu bersikeras, ngotot menolak KPK membawanya," ujar Martin saat dihubungi, Minggu (12/5).

Menurut Martin, reaksi bersikeras yang tidak mau menyerahkan mobilnya ke KPK, jelas tidak menguntungkan PKS.  Apa lagi partai yang dipimpin Anis Matta tersebut bermaksud mengadukan KPK ke Mabes Polri dan DPR. "Jelas ini adalah sikap yang tidak bijak, bisa menjadi tertawaan orang nanti," ucapnya.

Martin meyakini sikap menantang seperti itu tidak didukung oleh masyarakat banyak. Sehingga semakin lama penyerahannya tertunda, malah akan semakin merugikan image PKS sebagai partai bersih.

Karena itu ia menyarankan sebaiknya PKS bersikap arif dalam menyikapi penyitaan mobil tersebut dengan menyerahkannya ke KPK. "Apabila KPK belum juga menjemputnya dalam waktu dekat, PKS sebaiknya mengambil inisiatif untuk membawanya sendiri ke KPK," pungkasnya. (gil/jpnn)

JPNN.COM