PKS Persoalkan Kasus Serobot Kantornya oleh KPK

PKS Persoalkan Kasus Serobot Kantornya oleh KPK

Headline

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah – (Foto : inilah.com)

inilah.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah mengatakan bahwa kasus hukum Luthfi Hasan Ishaq harus dipisahkan dengan penolakan upaya penyitaan 5 unit mobil yang ada di DPP PKS oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal main serobot.

“Perlu dipisahkan, kasus LHI pribadi dia, tapi kasus nyerobot masuk ke dalam kantor partai itu kasus yang kita persoalkan. Jadi itu sendiri, harusnya kita dilarang bicara soal kasus hukumnya karena kita ingin mempersonalisasikan kasusnya kepada LHI dan dia harus tanggungjawab atas masalah hukumnya sendiri,” tegas Fahri di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (11/5/2013).

Ia menjelaskan, partainya yang bernomor urut 3 ini menyesalkan adanya aksi penyerbotoan dan menyangkut kantor DPP PKS, dimana ada benda yang ingin diambil namun tidak melalui prosedural.

“Ya dengan begitu kami ambil sikap, seolah-olah kami membela LHI dan Fathanah. Padahal ini tidak ada urusan, anda ganggu masuk ke rumah orang tanpa izin prosedur. Sedangkan, LHI dengan kasusnya sendiri apalagi Fathanah yang nggak ada urusan dengan partai,” terangnya.

Jadi, kata Fahri, jangan berbicara soal LHI dulu tapi ini murni bicara soal adanya yang menyerobot masuk ke kantor PKS tanpa prosedural. “Ini bukan masalah PKS membela LHI, tapi anda masuk ke kantor orang nggak pake aturan, apapunlah itu. Apa lagi anda negara, negara itu harus tertulis,” tukasnya lagi.

Fahri juga menegaskan bahwa Fathanah tidak pernah berkunjung ke kantor DPP PKS. Sebab menurutnya, Fathanah merupakan teman sekolah LHI dan rekan bisnisnya. “Jadi ini pribadi, mungkin dia pernah ke partai tapi saya nggak tahu,” tutup Fahri. [ton]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Lampard Persembahkan Rekor untuk Ibunda

    Lampard Persembahkan Rekor untuk Ibunda


  • “Kemenangan Wigan Bukan Faktor Keberuntungan”

Inilah.com