PKS Nilai KPK Hura-hura dalam Menegakkan Hukum

PKS Nilai KPK Hura-hura dalam Menegakkan Hukum

Headline

Gedung KPK – (Foto: inilah.com/Agus Priatna)

inilah.com, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS Fahri Hamzah meminta Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) menghindari aksi hura-hura dalam menegakkan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Hindari hura-hura dalam penegakan hukum, (penegakan hukum) memerlukan hati dan kepala dingin,” ujarnya di kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang 82, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2013).

Dia menambahkan, dalam menindak kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) perkara suap impor daging sapi, KPK telah keluar dari pokok permasalahan.

“Hindari festivalisasi, tamasya yang berlebihan dalam penegakan korupsi, sehingga keluar dari substansi,” tegasnya.

Konflik antara PKS dan KPK berawal sejak rencana KPK akan melakukan penyitaan aset milik mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq berupa sejumlah mobil mewah yang berada di samping pelataran kantor DPP PKS.

Kejadian tersebut berbuntut panjang setelah PKS mempertahankan mobil-mobil tersebut, karena KPK tidak dapat memberikan surat penyitaan. PKS menilai KPK telah melanggar standar operasional prosedur (SOP) penyitaan barang-barang sitaan. Untuk menindak lanjuti hal tersebut, PKS berencana akan melaporkan KPK ke komite etik, polisi dan DPR. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Conte Ogah Melatih Juve dalam Jangka Waktu Panjang

    Conte Ogah Melatih Juve dalam Jangka Waktu Panjang

  • Penjualan Semen Gresik Tumbuh 8,6% di Jabotabek

    Penjualan Semen Gresik Tumbuh 8,6% di Jabotabek

Inilah.com