PKS Laporkan Juru Bicara KPK ke Mabes Polri

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa kali upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyita sejumlah mobil yang diduga milik eks Presiden Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq di kantor DPP PKS menemui kegagalan.

Ditanyai tentang waktu eksekusi itu akan dapat dilakukan, Presiden PKS Anis Matta mengaku tidak tahu. Yang jelas, PKS menyambut baik penyitaan yang dilakukan KPK asalkan dengan prosedur yang seharusnya.

“Pak Luthfi ditangkap di depan kami pun tidak apa-apa kalau sesuai prosedur, bahkan saya dampingi,” aku Anis yang ditemui di sela-sela rapat majelis syuro di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakata Selatan, Minggu (12/5) malam.

Namun demikian, dia tetap menegaskan bahwa yang terjadi terhadap penyitaan mobil-mobil Luthfi oleh penyidik KPK sebelumnya tidak sesuai prosedur. Atas dasar itu, PKS akan tetap melaporkan 10 penyidik dan juru bicara KPK kepada Mabes Polri besok.

“Penyitaan akan terjadi, tapi proses pelaporan terus dilakukan,” tegasnya. Bagi PKS langkah itu penting karena akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat.

“Kita ini masyarakat sipil yang ketertibannya ditentukan oleh hukum,” tambahnya. Dia pun menekankan bahwa DPP PKS bukanlah kantor pribadi milik seorang Luthfi Hasan. (Hera Khaerani)

Editor: Wisnu AS

metrotvnews.com