Perludem Dapati Banyak Kesalahan Jenis Kelamin Bacaleg

Perludem Dapati Banyak Kesalahan Jenis Kelamin Bacaleg
Minggu, 12 Mei 2013 , 19:56:00 WIB

Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

RMOL. Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyayangkan adanya kesalahan pada data calon anggota legislatif yang didaftarkan parpol ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan, kesalahan paling fatal adalah adanya jenis kelamin Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmi Faisal Zaini dan pakar perminyakan DR. Kurtubi yang tertulis perempuan di daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat. Ada juga nama Staf Ahli Kemenakertrans Dita Indah Sari yang jenis kelaminnya tertulis laki-laki. Ketiganya merupakan caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

“Keseringan terjadi kesalahan jenis kelamin, ada yang memang namanya ternyata nama laki-laki, dan ada juga yang namanya seperti laki-laki tapi keterangannya perempuan, dan ketika dicek memang perempuan,” kata Titi kepada wartawan di restoran Bakoel Koffie, Cikini Jakarta, Minggu (12/5).

Menurut Titi, kesalahan data itu ada di beberapa partai seperti Partai Demokrat dan Partai Nasdem, namun paling banyak terjadi di PKB. Dia menemukan kesalahan data jenis kelamin itu mencapai sekitar 20-an bakal caleg.

Dia mengatakan, kesalahan yang ada bisa disebabkan karena dua faktor, yakni partai yang terburu-buru dalam merekap data atau juga dari KPU sendiri.

“Saya kira itu salah satu yang akan kita jadikan sebagai masukan, mumpung KPU saat ini sedang terbuka di awal. Sehingga, ketika DCS (Daftar Calon Sementara) nanti tidak terjadi lagi yang seperti ini,” kata Titi.

Lebih jauh, lanjutnya, kesalahan data seperti itu tentu akan berpengaruh pada komposisi keterwakilan 30 persen perempuan di parpol pada setiap dapil.

“Terjadinya kesalahan nama tentunya akan mengurangi persentase. Seperti kalau ada laki-laki yang keterangannya perempuan, ktika dibenarkan menjadi keterangan laki-laki secara otomatis berkurang, jadi persentasenya di bawah 30,” jelas Titi.[dem]

rmol.co