Pencalegan Partai Demokrat tak Terancam

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aidir Amin Daud mengatakan, perubahan kepengurusan dalam partai politik dapat diproses dengan cepat selama tidak ada dualisme kepemimpinan.

“Sebenarnya tidak susah, kalau ada perubahan tinggal lapor dan diubah saja berdasarkan kesepakatan organisasi. Lalu nanti kita dibikinkan surat keputusan (SK),” kata Aidir kepada Media Indonesia, Kamis (28/2).

Partai Demokrat harus segera menyelesaikan pelaporan atas perubahan kepengurusan setelah Anas Urbaningrum mundur dari jabatan Ketua Umum. Pelaporan harus dilakukan karena terkait dengan daftar nama calon anggota legislatif untuk pemilu 2014 yang harus diserahkan pada 9 April mendatang.

Dalam Pasal 53 ayat (2) Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, daftar bakal calon anggota DPR ditetapkan oleh pengurus partai politik peserta Pemilu tingkat pusat. Pengertian pengurus dalam penjelasan Pasal 53 ayat (2) adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Politik atau sebutan lainnya.

Majelis Tinggi Partai Demokrat telah memutuskan pelaksana tugas Ketua Umum partai dipegang oleh Wakil Ketua Umum Jhonny Allen Marbun, Max Sopacua, Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Direktur Eksekutif Partai Demokrat Totok Riyanto.

Aidir menjelaskan, ketentuan daftar pencalegan memang memerlukan tanda tangan ketua umum dan sekretaris jenderal partai. Namun, ketiadaan salah satu jabatan bukan halangan saat menandatangani daftar bakal caleg DPR RI.

Menurut Aidir, jika sudah ada kesepakatan dalam organisasi untuk menunjuk satu orang pelaksana tugas atau pejabat sementara di posisi ketua umum atau sekjen, partai politik sudah bisa mengajukan daftar caleg. Tapi penunjukan jabatan tersebut harus terlebih dahulu dilaporkan kepada Kementerian Hukum dan HAM.

“Kami (Ditjen Administrasi Hukum Umum) siap kalau partai-partai mengajukan perubahan kepengurusan dan melakukan proses administrasi semua perubahan pada kesempatan pertama,” kata Aidir. (Donny Andhika A.M/Dor)