free web stats

example banner

Pemilih pemula jadi sasaran empuk Caleg


Pemilih pemula jadi sasaran empuk Caleg - Gampang dipengaruhi - Noviantika, Caleg PAN untuk DPR RI, Dapil II Jabar, termasuk Caleg yang gentol menggait pemilih pemula.

Noviantika, Caleg PAN untuk DPR RI, Dapil II Jabar, termasuk Caleg yang gentol menggait pemilih pemula.(Foto: Yuanto)

LENSAINDONESIA.COM: Pemilih pemula diproyeksikan menjadi sasaran utama bagi partai, khususnya calon legislatif dalam meraup suara di pemilihan umum legislatif (Peleg) 2014. Para Caleq bisa menggunakan media sosial hingga memanfaatkan kegiatan yang dekat dengan dunia pemuda, seperti olahraga dan seni.

“Makanya dalam kampanye, saya juga akan mensosialisasikan narkoba. Jangan sampai pemilih pemula ini mendekati narkoba. Tentu yang paling penting adalah lewat pendidikan, kegiatan lain yang khas anak muda seperti musik,” ujar Caleg PAN, Noviantika dalam sebuah diskusi di Media Center KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/06/2013).

Baca juga: Bacaleg PAN: Uang bukanlah faktor utama menang nyaleg dan Golkar: Menteri aktif yang maju caleg mengabaikan rakyat

Noviantika mengaku, cara pendekatan dengan menyentuh hal-hal yang menjadi minat pemuda, adalah bagian dari upaya mengambil simpati para pemilih pemula, dalam pengumpulan suara. Agar dalam pemilihan legeslatif 2014 nanti bisa lolos menjadi anggota dewan.

“Kita harus memutar otak untuk menarik partisipasi pemilih pemula, walaupun jumlahnya hanya 15 persen, tetapi itu cukup signifikan juga” terangnya

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, tiap-tiap caleg memiliki cara berbeda dalam mendekati pemilih pemula. dan dirinya akan fokus dengan memanfaatkan jejaring sosial. “Praktiknya kita dekati lewat media sosial. Usia saya mendekati setengah abad. untuk pegang twitter saja susah. Tapi enggak bisa enggak, saya harus menguasai. saya belajar pada anak saya yang masih SMA dan kuliah,” beber Noviantika.

Calon legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPR RI ini berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Jawa Barat. Untuki itu, ia juga mengaku harus memahami perilaku dan kebiasaan pemilih yang dibidiknya.@yuanto

Berita Terkait:

lensaindonesia.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below