Pemecatan Don Perpuruk PDIP

SEMARANG– Keputusan DPP PDIP memecat Bupati Sumedang Don Murdono berpotensi negatif bagi PDIP dalam momen Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2013.

Keputusan emosional itu akan memperpuruk citra PDIP menjelang pimilihan gubernur 26 Mei. Pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Susilo Utomo mengatakan  keputusan tersebut bisa berpotensi mengurangi suara Ganjar Pranowo. Jika melakukan pemecatan, seharusnya bisa dilakukan setelah Pilgub.

"Keputusan DPP PDIP itu bisa menimbulkan perlawanan dari Don Murdono dan pendukungnya. Sehingga bisa membawa dampak negatif pada pilgub nanti, "katanya kemarin.

Meski demikian, kebijakan DPP itu juga tidak salah. Namun dalam kalkulasi  politik kurang tepat. Don Murdono memang sudah lama di Jabar. Namun dia tetap memiliki pendukung di Jateng mengingat dia kakak kandung Murdoko, Ketua DPD PDIP Jateng non aktif yang kini di Cipinang.

"Dia berasal dari Jawa Tengah. Dia adalah kakaknya Murdoko. Meskipun lama di Jabar, dia tetap memiliki pendukung," ucapnya.

Menurutnya momentum pemecatan  itu bisa dimanfaatkan untuk mengobarkan semangat pendukun Don. Bahwa  PDIP telah bertindak sewenang-wenang terhadapnya. Don akan bisa mengesankan sebagai pihak yang teraniaya oleh partai. Kondisi bisa mengundang simpatik publik dan media massa.

"Banyak kejadian tokoh yang dianiaya mendapat simpati dari publik. Sepertinya Don Murdono ingin menggunakan teknik sebagai pihak teraniaya untuk memengaruhi publik," tandasnya.

Terlebih lagi, ujar Susilo, bila Don mendapatkan simpati dari Rustriningsih yang juga gagal mendapatkan rekomendasi bakal calon gubernur (cagub) dari PDIP. Maka Don akan pada posisi yang menguntungkan.

Rustriningsih yang pernah menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kebumen memiliki pendukung cukup banyak. Bahkan di Pilgub Jateng ini Rustri dikalkulasi yang layak bersaing dengan incumbent Bibit Waluyo.

"DPP PDIP supaya segera merangkul Rustriningsih, jangan sampai mutung karena pendukung di akar rumput masih banyak," kata dosen FISIP Undip ini menyarankan.

Mengenai berapa persen penurunan suara PDIP pada pilgub Jateng mendatang, Susilo tidak bersedia mengungkapkan. "Ya ada. Tapi memang tak signifikan," katanya.

Diberitakan sebelumnya Don Murdono telah dipecat oleh DPP PDIP. Dia diberhentikan sehari setelah maju pilgub lewat partai lain.

Dia dipecat baik sebagai pengurus atau anggota PDIP menyusul keputusanya maju mendampingi cagub Hadi Prabowo.  Pasangan ini diusung enam partai, PKS, PKB, PPP, Gerindra, Hanura, PKNU.  Don sendiri akan meminta klarifikasi soal pemecatan itu. Ketua DPC PDIP Sumedang itu merasa tidak melanggar AD/ART partai. (saf)