Pastikan Rombak Kepengurusan usai KLB Demokrat

JAKARTA – Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana memastikan partainya akan melakukan  rotasi usai terpilihnya ketua umum baru hasil Kongres Luar Biasa (KLB) akhir bulan ini. Menurutnya, rotasi perlu dilakukan dalam rangka pembenahan di internal partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Sutan menegaskan, rotasi kader yang duduk di kepengursan partai merupakan hal lumrah. "Ya itu ada tapi hanya bagian dari rangkaian pembenahan Partai Demokrat saja, jadi itu hal yang biasa saja dalam sebuah organisasi," kata Sutan kepada JPNN, Senin (11/3).

Menurutnya, rotasi akan menjadi tugas Ketua Umum PD yang baru. "Saya kira setelah KLB biar ada kerjaan ketua umum baru," ujarnya sambil tertawa.

Namun ia menjamin  rotasi yang dilakukan partainya tidak ada kaitannya dengan persoalan menggeser faksi mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Sutan beralasan, partai pemenang Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 itu tidak mempunyai faksi-faksi kecuali faksi tunggal Partai Demokrat.

Sutan menambahkan, partainya melalui rotasi itu partainya ingin menempatkan kader sesuai dengan kemampuannya. "Yang tepat akan diposisikan diposisi yang tepat pula. Jadi hal ini merupakan suatu hal yang biasa-biasa saja," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan rotasi merupakan suatu agenda rutin. "Jadi bukan suatu yang luar biasa," ujar Nurhayati.

Dia membantah bahwa rotasi itu dilakukan untuk menggeser faksi Anas. Sebab ia mendengar langsung dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono bahwa tidak ada bersih-bersih faksi siapapun.(gil/jpnn)