Partai Gerindra Desak KPK Usut Aliran Dana ke Ibas


Partai Gerindra Desak KPK Usut Aliran Dana ke Ibas - Segera Periksa Anas dan Amir Syamsudin - Edhie Baskoro Yudhoyono

Edhie Baskoro Yudhoyono(Foto: istimewa)

LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi III dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Martin Hutabarat mengatakan,Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) perlu mengembangkan penyidikan terkait keterangan Mantan Ketua Umum Partai Domokrat Anas Urbaningrum soal aliran uang dari Nazaruddin ke Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono.

“KPK perlu secepatnya menelusuri kebenaran tudingan Anas urbaningrum tersebut dengan secepatnya memeriksa Anas untuk memperoleh keterangan resminya sebagai saksi yang mengetahui soal pemberian uang tersebut,” ujar Martin Jakarta, Sabtu (02/03/2013).

Menurut Martin, sesudah itu KPK perlu memeriksa Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin yang oleh Anas disebut mengetahui peristiwa tersebut.

“Baru sesudah itu KPK meminta penjelasan dan mengkonfirmasi kebenaran cerita tersebut kepada Nazaruddin yang disebut sebagai orang yang mengucurkan aliran dana kepada Ibas,” tegasnya.

“Saya meminta KPK profesional dan proaktif menyikapi tudingan Anas ini, tanpa mengabaikan inti persoalan pokok dari kasus yang sedang melilit Anas terkait dugaan kasus korupsi di proyek Hambalang. Profesionalisme KPK
diuji untuk bertindak cepat dan tidak pandang bulu dalam mengungkap kasus Hambalang ini,” tegasnya

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasar dokumen data keuangan Yulianis yang beredar, tertulis tanggal 29 April 2010, Ibas menerima uang dua kali, yakni penerimaan pertama sebesar USS 500 ribu dan disusul tahap kedua sejumlah US$ 100 ribu. Kemudian pada tanggal 30 April 2010, Ibas kembali menerima dua kali uang dari PT Anugrah Nusantara sebesar US$ 200 ribu dan US$ 100 ribu.

Informasi soal dugaan Ibas ikut menerima aliran dana Hambalang mencuat dari mulut Anas Urbaningrum, yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Anas mengaku tahu karena ia ikut rapat dengan M Nazaruddin dan politisi senior Demokrat, Amir Syamsuddin, terkait proyek Hambalang.

Saat itu, Amir meminta keterangan Nazar terkait aliran uang Hambalang. Pada rapat itu, Anas mengaku hanya ikut mendengarkan penjelasan Nazar kepada Amir.@endang


Editor: +Rizal Hasan

RIZAL HASAN has been a reporter for more than 12 years, now he as…

Facebook Twitter Google+ Index Berita