Parpol Bakal Saling Buka Aib di 2013

JAKARTA : Gerakan Indonesia Bersih (GIB) memprediksi tahun 2013 bakal menjadi ajang membuka aib partai politik. Pasalnya, borok Partai Demokrat sebagai partai penguasa sudah terkuak ke publik.

“Tahun 2013 masing-masing parpol saling buka borok dalam hal korupsi karena Partai Demokrat tentu tidak mau hanya mereka yang jadi korban,” ungkap Koordinator GIB Adhie Massardi usai diskusi ‘Membedah Demokratisasi dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia’ di Jakarta, Minggu (30/12).

Karena itu, ia berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mempercepat penuntasan kasus korupsi yang melibatkan elite-elite parpol atau pun menteri yang kasus dugaan korupsinya sudah dilaporkan ke KPK. Sehingga pengungkapan kasus korupsi yang diduga dilakukan pengurus parpol tidak sekedar pertarungan elit politik.

“Kita harus desak KPK untuk membongkar korupsi yang dilakukan elit parpol pada kuartal pertama 2013 untuk memastikan elit ini terlibat atau tidak. Sebab lewat dari itu, pengungkapan kasus korupsi hanya sebagai upaya menjegal lawan politik,” paparnya.

Menurutnya, KPK harus menyadari bahwa tahun merupakan tahun politik dimana setiap politisi berusaha menjatuhkan lawan politiknya. Karena itu, KPK disarankan tidak memilah-milah pengungkapan kasus seperti yang terkesan selama ini.

“Penegakan hukum menjadi panglima dalam membongkar kasus korupsi yang sudah sedemikian parah ini,” tegasnya.

Ketika ditanya siapa saja kasus dugaan korupsinya yang harus didahulukan penyelesaiannya, Adhie menyebut setidaknya ada delapan elit politik yang berkasnya sudah di tangan KPK.

“Ada Hatta Rajasa yang merupakan Ketua Umum PAN, Muhaimin Iskandar (PKB), Agus Martowardoyo, Gita Wiryawan, Anas Urbaningrum (Demokrat) serta petinggi kementerian yang dilaporkan Menteri Seskab Dipo Alam,” ungkapnya. (Che/OL-3)