Nasional | UN 2013 Tinggal Dua Bulan Lagi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Jawa Timur mengingatkan hanya tersisa waktu dua bulan bagi seluruh jajaran Dikbud di 38 Kabupatan/ Kota se Jatim untuk mempersiapkan pelaksanaan UN atau Unas. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim, Harun dalam sosialisasi pelaksanaan UN 2013, Kamis (14/2).

“Masih tersisa dua bulan untuk persiapan pelaksanaan UN, jadi saya harapkan Kabupaten/Kota bisa mempersiapkan pelaksanaan UN ini dengan baik sesuai petunjuk dari Kementerian Pendidikan Nasional,” ujarnya.

Waktu yang tinggal dua bulan ini mengacu pada pelaksanaan UN yang digelar untuk jenjang pendidikan SMA/SMK/MA atau yang sederajat. Yakni pada 15 April 2013 mendatang. Harun mengimbau untuk memperlancar pelaksanaan UN kali ini, dengan mengikuti rancangan aturan yang telah diatur Dikbud.

Kepala Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP), Jumari Khadafi memberikan sosialisasi menjabarkan rancangan aturan yang telah diatur Dikbud itu.

Di antaranya terkait aturan penggandaan Naskah UN yang berbeda dibanding pelaksanaan Unas tahun lalu. Tahun ini, terang Juwari, penggandaan Naskah UN semuanya terpusat. 

Penggandaan naskah yang terpusat itu, hanya mewajibkan daerah melancarkan arus disribusi naskah, baik itu naskah UN itu sendiri atau naskah Ujin Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK). 

Kemudian beberapa aturan yang penting lainnya, jelas Juwari, adalah naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN). Di mana tidak seperti tahun lalu, soal hanya berjumlah lima paket. Sedangkan pada pelaksanaan UN pada tahun ini, setiap peserta dalam satu ruang menerima paket naskah yang berbeda. 

Kemudian prosedur tindak pengaduan dan pelanggaran pun berbeda. Di mana pada tahun ini bentuk laporan pelanggaran telah dibuat di panduan pelaksanaan. Sanksi pelanggaran pun tidak hanya diberikan kepada siswa tapi juga Guru pengwas dengan jenjang pelanggaran ringan, sedang dan berat. 

Juwari mengingatkan, permasalahan yang sering terjadi di daerah adalah kebocoran saat pendistribusian soal. Agar kebocoran tidak terjadi, pendstribusian soal pada UN tahun ini dilakukan lebih awal dengan jenis soal yang didistribusikan berbeda-beda. 

“Pengawalan soal ujian pun kita lakukan berbeda dibanding tahun lalu, pada tahun ini pengawalan dilakukan sampai titik akhir penggunaan soal,” ujarnya.

Dengan adanya aturan yang lebh ketat pada UN 2013 ini, Jumari yakin pelaksanaan UN khususnya di Jawa Timur akan lebih baik. Dengan catatan, Dikbud Kabupaten/Kota dan pengawas yang telah ditunjuk melaksanakan semua aturan yang telah ada.

Jadwal pelaksanaan UN pada tahun ini untuk tingkat SMA atau sederajat, pelaksanaan dmulai pada Senin 15 April 2013 mendatang. Dengan tiga mata pelajaran wajib, dan tiga mata pelajaran program, seperti IPA, IPS, Bahasa dan Keagamaan. Sedangkan untuk tingkat SMP atau sederajat, pelaksanaan UN akan dimulai pada Senin 22 April 2013 dengan matapelajaran, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.