Nasional | Tinggalkan NasDem, ke Mana Hary Tanoe Berlabuh?


Foto: Ari Saputra

Jakarta – Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) dan gerbongnya resmi meninggalkan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ke manakah Hary Tanoe akan berlabuh?

Dalam konferensi pers terkait pengunduran dirinya dari Partai NasDem di Museum Adam Malik di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013), Hary Tanoe masih merahasiakan pelabuhan politik dia dan gerbongnya.

“Itu tentu melalui pertimbangan yang akan kita putuskan nanti. Nanti kita juga akan menggelar konferensi pers,” kata Hary.

Namun setidaknya Hary Tanoe sudah merencanakan 3 alternatif pilihan politiknya. Yakni membuat ormas, membuat partai baru, atau alternatif ketiga yakni bergabung dengan salah satu dari 10 parpol peserta Pemilu 2014.

Hal ini tentu menjadi menarik. Karena Hary Tanoe juga memberikan penegasan jika membentuk partai baru tentu belum bisa melangkah langsung ke Pemilu 2014.

“Pilihan pertama ormas, alternatif kedua partai baru. Tapi tentunya partai baru tidak mungkin bisa ikut di Pemilu 2014, tentu harus menunggu di Pemilu 2019. Ketiga adalah bergabung dengan partai yang ada. Pilihan mana yang dipilih, kami belum memutuskan,” kata konglomerat kelahiran Surabaya 26 September 1965 ini.

Kalau bergabung dengan partai yang sudah ada, partai apa yang akan dipilih Hary Tanoe dan gerbongnya? Hary Tanoe hanya memberikan sejumlah isyarat saja bahwa sudah ada sejumlah partai yang mendekati. “Iya (ada partai yang mendekati),” katanya.

Lalu ke manakah Hary Tanoe dan gerbongnya akan berlabuh? Sejumlah pihak menyebut ada kedekatan antara Hary Tanoe dengan Partai Gerindra. Apakah ke Partai Gerindra yang sudah menggadang-gadang Prabowo Subianto menjadi capres?

“Saya sampaikan belum ada komunikasi dalam bidang politik antara saya dan Pak Prabowo, yang penting saya mundur dulu dari NasDem,” kilahnya.

Meskipun demikian Hary tak akan menolak kalau ada parpol yang melamarnya menjadi capres/cawapres di Pemilu 2014 mendatang. “Saya jawab normatif aja ya, kalau saya jawab maka itu artinya saya melangkah. Tapi kalau dijawab, adalah partai yang mau membangun bangsa dan negara,” pungkasnya.

(van/nrl)