Nasional | Tiga Ribu Warga Jakarta Masih Mengungsi

Tiga Ribu Warga Jakarta Masih Mengungsi

Warga masih memadati tempat pengungsian di posko kantor kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/1). (/Adhi Wicaksono)

, JAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Nasional menyebutkan hingga Sabtu pukul 18.00 WIB masih terdapat 3.916 pengungsi korban banjir di Jakarta.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPN Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa sebagian besar pengungsi berada di Penjaringan (2.764) dan Pluit (687), Jakarta Utara.

Di Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, terdapat 80 pengungsi, di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, 167 pengungsi; Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat, 100 pengungsi; Roa Malaka, 30 pengungsi; dan Tegal Alur, 97 pengungsi.

“Hingga Sabtu (26/1) pukul 18.00 WIB, sebagian besar wilayah Jakarta sudah tidak tergenang banjir,” kata Sutopo di Jakarta, Sabtu (26/1).

Wilayah yang masih tergenang adalah Kelurahan Penjaringan (RW 07, 16, 17) tergenang air 10-60 cm; Kelurahan Kapuk Muara (RW 09) setinggi 50-80 cm; Kelurahan Ancol (RW 04) 20 cm; Kelurahan Kapuk Muara (RW 03) 20-40 cm; dan Kelurahan Pluit (RW 04, 05, 06, 07, 09) 10-40 cm).

Sutopo juga mengatakan berdasarkan pengukuran tinggi muka air, semua sungai yang mengalir di Jakarta dinyatakan dalam status siaga IV atau normal.
Tinggi muka air sejumlah sungai pada Sabtu pukul 19.00 WIB antara lain, Angke Hulu 105cm (siaga IV); Pesanggrahan 80cm (siaga IV);

Krukut Hulu 60cm (siaga IV); Katulampa. 70cm (siaga IV); Depok130 cm (siaga IV); Manggarai 700cm (siaga IV); Cipinang Hulu 100cm (siaga IV); Sunter Hulu 50cm (siaga IV); Karet 400cm (siaga IV); Pulogadung 370cm (siaga IV); dan Pasar Ikan 135cm (siaga IV).