Nasional | Sutan: Jenderal Pramono Edhie Tak Punya KTA Demokrat

Sutan: Jenderal Pramono Edhie Tak Punya KTA Demokrat

(Liputan 6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Liputan6.com, Jakarta : Nama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie disebut sebagai salah satu calon kuat untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres Luar Biasa akhirnya Maret ini. Tapi, apakah adik ipar Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu memenuhi syarat?

“Syarat utama dan paling ringan untuk menjadi ketua umum adalah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). Nah, kalau beliau mendaftar bagaimana? Posisinya kan masih KSAD,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Senin (11/3/2013).

Pramono Edhie akan memasuki masa pensiun pada 5 Mei 2013 mendatang dari TNI Angkatan Darat. Pramono baru akan menanggapi isu itu usai pensiun dari Prajurit TNI.

Menurut Bhatoegana, persyaratan kartu anggota merupakan syarat paling ringan. Syarat itu juga memberikan peluang semua kader untuk maju menjadi pemimpin partai.

Apakah itu artinya tokoh di luar partai tak berpeluang menjadi ketua umum? “Iya lah. Masak kami pilih ketua umum partai dari luar partai. Yang bisa itu mereka yang berkeringat, yang bersejarah, dan bisa merasakan,” jelas Wakil Ketua Fraksi Demokrat ini.

Kendati begitu, bagi tokoh luar dipersilakan untuk mendaftar dan memiliki kartu anggota. Karena, syarat utama untuk menjadi ketua umum adalah kader internal. “Nanti takut ada anggapan, ‘kalau ujug-ujug orang luar datang, ngapain kita mau di Demokrat’,” kata Bhatoegana.

Menanggapi soal ini, Pramono berkali-kali menolak memberikan tanggapan. Pramono berjanji akan memberikan jawaban saat pensiun nanti. “Jadi nanti kalau saya sudah serah terima atau saya pensiun, saya jawab ya. Kalau saya jawabnya sekarang, nanti jadinya saya tidak baik, walaupun nanti belum tentu sesuai seperti pertanyaannya,” kata Pramono, Senin (25/2). (Ism)