Nasional | Peringati Nyepi, KNPI Gelar Serangkaian Acara

Logo KNPI.

Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bakal menggelar serangkaian acara dalam rangka memperingati hari raya Nyepi tahun Saka 1935.

Di antara yang direncanakan, pada 22 Maret 2013, akan ada dialog pemuda dan pentas seni-budaya, yang ditutup dengan penandatanganan prasasti sebagai simbolisasi kesepakatan para pimpinan organisasi kepemudaan tingkat nasional dan kaukus politisi muda lintas partai dalam membangun harmoni untuk negeri. Rencananya, acara dialog itu diselenggarakan di halaman kantor DPP KNPI, Jakarta.

“Kita berharap, lewat momen Nyepi ini, pemuda menjadi garda depan untuk bersama-sama tokoh/pimpinan negara dan parpol, untuk membangun kesepakatan tentang merawat keberagaman dan pluralisme di Indonesia,” kata Ketua Organizing Committee (OC) Peringatan Nyepi KNPI, I K Guna Artha, di Jakarta, Senin (11/3).

Guna Artha mengungkapkan, pada 24 Maret 2013, KNPI juga mengadakan kegiatan fun bike dan penanaman pohon di sekitar wilayah DKI Jakarta. “Acara perayaan ini akan ditutup di Bali, sekaligus sebagai acara peringatan puncak. Bentuknya adalah penanaman pohon dan dialog budaya dengan seluruh komunitas adat Bali,” ungkapnya.

Dikatakan, tema seluruh kegiatan itu sendiri adalah “Selamatkan Bumi: Sunyi dalam Harmoni, Seimbang dalam Kasih Sesama”. Ketua Steering Committee (SC) Peringatan Nyepi KNPI, Chairul Razak, berharap agar perayaan Nyepi bisa bermakna bagi umat manusia.

“Nyepi atau pengekangan secara mendalam memberikan pesan agar manusia sejenak menahan ego, mengambil jeda untuk tidak mengintervensi alam,” katanya pula.

Chairul menjelaskan, dalam ritual Hindu, perayaan Nyepi harus dilewati dengan empat bentuk pengekangan hawa nafsu sebagai Catur Brata penyepian. Dikatakannya, empat hal itu adalah tidak menyalakan api, tidak bersenang-senang, tidak bepergian, dan tidak melakukan aktivitas kerja.

“Nyepi sangat sarat dengan pesan lingkungan dan harmonisasi kehidupan manusia dan alam,” tandasnya.