Nasional | Penetapan Hadi-Don untuk Pilgub Jateng Berlangsung Alot

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Koalisi partai menengah di Jawa Tengah (Jateng) akhirnya menetapkan Hadi Prabowo-Don Murdono sebagai calon gubernur. Penetapan kedua orang itu berlangsung alot karena tiap partai awalnya mengajukan calon sendiri-sendiri. 

“Terutama pada penentuan wakil gubernurnya. Namun setelah melalui diskusi antar-ketua partai, kami akhirnya bersepakat untuk mengusung Hadi Prabowo–Don Murdono untuk maju sebagai cagub Jateng,” kata Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, A Fikri Faqih, Rabu (6/3) dinihari.

KPU Jateng memastikan pemilukada kali ini hanya diikuti tiga pasangan calon. Yaitu, pasangan Bibit Waluyo-Soedijono Sastroatmodjo yang diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Kemudian, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko yang diusung PDI Perjuangan.

Serta Hadi Prabowo-Don Murdono yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).  

Fikri mengaku yakin dapat memenangi pemilukada kali ini dengan komposisi tersebut. Antara lain, berkat basis dukungan partai yang cukup kuat di tingkat provinsi. 

Yaitu, dukungan 36 kursi DPRD ditambah empat kursi dari Partai Hanura yang baru bergabung paling akhir. Sehingga, koalisi memiliki amunisi 40 kursi.

Tak hanya itu, lanjutnya, Hadi dan Don merupakan yang paling layak dan memiliki kapasitas untuk memimpin Jateng. Keduanya, lanjut dia, merupakan tokoh birokrat yang memiliki pengalaman memimpin di daerah masing-masing.

Hadi disebutnya memiliki pengalaman menjabat sebagai sekda. Sedangkan Don memiliki pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang. 

“Kami yakin pasangan ini bisa memenangkan pilgub. Prosesntase keyakinan kami di atas 70 persen,” tutur Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut.