Nasional | Pelanggaran HAM Meluas, Komnas HAM Diminta Fokus

Beberapa tokoh, akademisi, LSM dan korban pelanggaran HAM yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, bergandengan tangan seusai menyampaikan petisi bersama terkait konflik berkepanjangan di internal Komnas HAM di Jakarta.

Jakarta – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD), Khatibul Umam Wiranu mengatakan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) seharusnya langsung bekerja menangani masalah pelanggaran HAM. Apalagi menurutnya, masalah HAM di Indonesia sudah semakin meluas.

“Komnas HAM saat ini sudah tidak sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Fungsinya kan membuka pelanggaran HAM. Pelanggaran HAM sekarang sudah meluas. Perusahaan besar yang melakukan pencemaran lingkungan, tidak pernah ditindak. Komnas HAM sudah harus fokus kerja,” kata Khatibul di Jakarta, Jumat (8/3).

Khatibul meminta Komnas HAM untuk membuktikan kinerja dalam mengusut pelanggaran HAM. Dia berharap Komnas HAM tidak justru terlibat kisruh internal yang dapat menghambat penuntasan kasus-kasus HAM.

“Pencemaran seringkali terjadi, belum lagi perusahaan perkebunan besar yang menyerobot tanah rakyat. Itu yang mesti diperhatikan Komnas HAM. Kita kan punya data konflik horizontal rakyat dengan perusahaan. Sepanjang 2009 saja sampai sekarang, ada 12.000 lebih kasus HAM soal tanah dan lain sebagainya,” paparnya.

“Terlepas dari kisruh internal, kinerja laporan Komnas HAM tidak ada menyangkut kasus-kasus HAM itu. Buktikan dulu kerja. Jangan malah kisruh di internal,” tandas Khatibul pula.