Nasional | Pasek: Pramono Edhie Bisa Pimpin Demokrat

Pasek: Pramono Edhie Bisa Pimpin Demokrat

I Gede Pasek Suardika (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Liputan6.com, Jakarta : Muncul sejumlah spekulasi siapa yang bakal mengisi kursi Ketua Umum Partai Demokrat setelah ditinggalkan Anas Urbaningrum. Bahkan nama-nama di luar partai pun disebut bakal menduduki kursi Demokrat-1 itu.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika, menilai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie bisa kembali maju. Sebab dari Kongres Demokrat 2010, dari 3 nama calon yang maju 2 telah menjadi tersangka.

“Nama calon kalau saya analisa dari Kongres lalu, 2 tersangka (Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng), satu tidak (Marzuki Alie), Pak Marzuki otomatis calon,” ujar Pasek di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Namun, jika berdasarkan pada AD/RT, maka menurut Pasek, nama-nama seperti Hadi Utomo dan Budi Santoso bisa dicalonkan. “Tapi kalau berpikir AD/RT ada Hadi Utomo, Budi Santoso, bisa saja mereka dikasih kan lagi,” uajrnya.

Bahkan, menurut Pasek, Demokrat bisa dipimpin oleh Edhie Baskoro Yudhoyono, dari kaum muda. Atau menyomot orang dari luar partai, yaitu KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo atau Menko Polhukam Djoko Suyanto. “Atau anak muda, Ibas, ngurus partai Ibas, impor bisa Pramono Edhie, Djoko Suyanto,” ujarnya.

Namun, Pasek menegaskan, penetapan itu, harus melalui Kongres Luar Biasa (KLB), meskipun nantinya ketum Demokrat akan terpilih secara aklamasi. “Kalau kita bicara konstitusi penafsiran hukum, pintunya hanya KLB,” ujarnya.

Sebab, menurut Pasek, saat ini Demokrat sedang dikejar-kejar permasalahan penandatanganan Daftar Caleg Sementara (DCS), yang berdasar pada peraturan KPU harus ditanda tangani oleh Ketum atau nama lain dari partai yang bersangkutan. “Pemahaman saya demi amannya, saya kira iti. Masalah aklamasi atau tidak itu msalah nanti,” tegasnya. (Ary)