Nasional | Pasek: Demokrat Harus Gelar KLB

Pasek: Demokrat Harus Gelar KLB

I Gede Pasek Suardika (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Liputan6.com, Jakarta : Partai Demokrat terancam tak dapat mengirimkan daftar caleg sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum. Sebabnya, DCS itu harus diteken ketua umum, dan saat ini jabatan itu sedang kosong setelah ditinggal Anas Urbaningrum.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika, menyatakan mayoritas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai besutan SBY itu menghendaki diadakannya Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurutnya, dengan adanya KLB, maka kerja Majelis Tinggi Partai Demokrat lebih praktis dan cepat. Sehingga permasalahan DCS dapat cepat diselesaikan sebelum 9 April 2013.

“(KLB) tergantung pemilik suara, saya prbadi bependapat sesuai pemahaman hukum saya, harus KLB,” ujar Pasek di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Sehingga menurutnya, sebelum 9 April 2013, DCS harus sudah ditanda tangani oleh Ketum, atau sebutan lainnya. “Itu tidak dadakan, dan kalau mengacu pada AD/RT, Ketum dipilih oleh Kongres. Aturannya begitu,” ujar Ketua Komisi III itu.

Namun, jika itupun tidak dapat terlaksana, maka menurut Pasek, penandatangan itu akan dilakukan oleh Pansus Pemilu Demokrat. “Pansus Pemilu yang dimaksud Ketum atau sebutan lain, atau Sekjen, sebutan lain mereka yang laksanakan,” ujarnya.

Kursi ketua umum Demokrat saat kosong sejak 23 Februari 2013. Kursi ini ditinggalkan Anas Urbaningrum yang harus mengundurkan diri karena telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang. (Ary)