Nasional | Partai Golkar Bidik 2 Juta Suara WNI di Malaysia

Partai Golkar Bidik 2 Juta Suara WNI di Malaysia
Kamis, 07 Maret 2013 , 18:37:00 WIB

Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

RMOL. Untuk memenangkan Pemilu 2014 nanti, Partai Golkar juga membidik suara Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri. Dan dengan 2 juta WNI, Malaysia menjadi perhatian khusus partai berlambang beringin ini.

“Dari 2 juta suara ada 1,8 juta yang memiliki hak pilih. Target kita mendapatkan 30 persen,” kata Ketua Partai Golkar Luar Negeri Malaysia – Brunei Darussalam Mustafa Bakri, dalam sambutan saat pelantikan pengurus Partai Golkar Luar Negeri Malaysia-Brunei Darussalam, di Kuala Lumpur (Kamis, 7/3).

Dengan strategi one united campaign dan kerja keras jajarannya dia yakin target tersebut bisa dicapai. Apalagi SOKSI luar negeri dan ormas sayap lain juga siap membantu.

“Dengan dibantu Satgas SOKSI ARB for Presidet saya yakin target tersebut bisa tercapai,” ujar Mustafa.

Sementara Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan bahwa Partai Golkar harus menjadi nomor satu di Malaysia. Dia meminta Partai Golkar Malaysia mendekati dan memberikan bantuan nyata bagi WNI di Malaysia. Misalnya membantu menyelesaikan permasalahan TKI.

“Komunikasi dengan perusahaan dan pimpinan serikat pekerja yang banyak mempekerjakan TKI di malaysia dan Brunei,” ujarnya.

Aburizal meminta agar program-program Golkar harus menyentuh langsung masalah TKI dan pelajar di sana.

Dalam kesempatan itu, Aburizal juga mengatakan pihaknya siap bekerjasama dengan UMNO untuk menjembatani hubungan baik kedua negara. Dia mengatakan second track diplomacy harus diperkuat.

“Kalau hubungan pemerintah ada kekakuan-kekakuan, hubungan antar manusia penting dan bisa jadi solusi. Banyak masalah yang bisa diselesaikan diawali dari second track diplomacy,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Penerangan UMNO Datuk Ahmad Maslan mengatakan hubungan Golkar dan UMNO penting untuk mengokohkan ASEAN. ASEAN kuat karena kokohnya hubungan Indonesia dan malaysia.

“UMNO dan Golkar siap di hadapan menyelesaikan masalah-masalah yang ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu hadir juga Sekjen UMNO Datuk Sri Tengku Adnan Mansor dan Dubes RI untuk Malaysia Mersekal (Purn) Herman Prayitno. [ysa]