Nasional | Mundur Dari Ketua DPW NasDem Jabar, Rustam Mengaku Sempat Diintimidasi



Jakarta – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jabar Rustam Effendi mundur dari jabatannya karena menolak Surya Paloh menjadi ketua umum. Rustam mengaku sempat diintimidasi oleh orang-orang yang tidak suka dengan sikapnya.

“Ada yang mengancam dan meneror. Ada sekitar 50-an orang datang ke kantor (DPW NasDem) di Cipaganti. Mereka bilang Pak Rustam harus dukung Surya Paloh. Padahal mereka kader bukan, pengurus juga bukan. Mereka mengatasnamakan masyarakat Jabar,” ujar Rustam saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/1/2013) malam.

Rustam yakin pengerahan 50-an orang ke kantornya itu ada yang menggerakkan untuk mengintimidasi dirinya. Namun dia enggan berspekulasi mengenai siapa orang dibalik penggerahan massa tersebut.

“Saya tidak takut, tapi ngga nyambung karena yang minta bukan pengurus cabang, bukan tokoh, tapi minta mendukung. Sebetulnya itu sudah ngga sehat,” ungkapnya.

Rustam menegaskan bahwa pengunduran dirinya murni dari dalam hatinya. Dia menolak jika dikaitkan dengan mundurnya Hary Tanoe sebagai ketua dewan pakar Parta NasDem.

“Saya hanya politisi biasa, tidak ada hubungan dengan Pak Hary. Ini benar dari hati,” tuturnya.

Mengenai dukungan NasDem Jabar kepada pasangan cagub-cawagub Ahmad Heryawan-Dedi Mizwar, Rustam menyerahkan sepenuhnya kepada partai. Namun dia meyakini NasDem Jabar tetap akan mendukung pasangan incumbent tersebut.

“Dukungan tersebut keputusan partai dan dari kader dibawah. Saya kira tetap mendukung,” jelasnya.

(mpr/mpr)