Nasional | Menteri Syarief Hasan Akan Diperiksa Bocornya ‘Sprindik’ Anas

Menteri Syarief Hasan Akan Diperiksa Bocornya 'Sprindik' Anas

Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta : Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus menyelidiki kebocoran surat petintah penyidikan (sprindik) atas nama Anbas Urbaningrum. Komite pun sudah memeriksa sejumlah orang di KPK yang diduga terkait dengan keluarnya sprindik.

Ketua Komite Etik, Anies Baswedan, mengungkapkan selain memeriksa saksi di KPK, pihaknya juga akan meminta keterangan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarief Hasan. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu diperiksa lantaran pernyataannya di media kalau sudah mengetahui status hukum Anas sebelum ada pernyataan resmi KPK.

“Kami dapat informasi Syarief Hasan untuk datang dan memberikan keterangan,” ujar Anies Baswedan saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

“Jadi kalau anda perhatikan, Kamis 7 Februari 2013 malam ada pernyataan yang dimuat di media online (Syarif Hasan) sudah mendapatkan info bahwa Anas urbaningrum sudah berstatus tersangka. Padahal dokumen itu baru beredar hari Jumat atau Sabtu. Oleh karena itu kita ingin kroscek,” terang Anies.

Sebelumnya, saat ditemui seusai rapat internal petinggi Partai Demokrat di kediaman SBY di Puri Cikeas, Kamis (7/2/2013) malam, Syarief Hasan mengakui dirinya sudah mengetahui bahwa status Anas Urbaningrum sudah menjadi tersangka pada kasus Hambalang.

“Kenapa, kita sudah dengar (status tersangkanya), tapi kita tunggu yang resmi saja,” kata suami Ingrid kansil tersebut.

Anas ditetapkan sebagai tersangka korupsi Hambalang pada 22 Februari 2013. Namun, beberapa hari sebelumnya sudah beredar sprindik yang menyatakan Anas telah ditetapkan sebagai tersangka. (Ary)