Nasional | Mega: Puan, Kalau Pimpin UU Migas Jangan Hilang Merah Putih



Jakarta – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri punya pesan kepada putrinya Puan Maharani soal RUU Migas. Pesannya agar RUU itu jangan sampai kehilangan semangat merah putih.

“Saya sering katakan kepada mbak Puan, yang nama manisnya, Pu. Kalau pimpin UU Migas, jangan kehilangan merah putihnya. Bagus di kertas UU, tapi kalau tidak bisa implementasikan pasal 33 (UUD 1945) ini, omong kosong,” ujar Megawati saat membuka Seminar Nasional bertajuk ‘Migas untuk Kemandirian Energi’ yang digelar Fraksi PDIP di Ruang rapat Bamus, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2013).

Mega mengatakan impor BBM yang dilakukan oleh Indonesia adalah 500 ribu barel per hari dengan kebutuhan 1,7 juta kilo per hari.

“Coba bayangkan, kalau ngambil per hari berapa? 500 ribu barel, ini bendera sebegini banyaknya, bagaimana dong?” kata Megawati sambil menunjuk peta penyebaran blok-blok minyak yang ditandai dengan bendera-bendera negara lain.

Mega juga bercerita saat Bung Karno masih berurusan dengan negara asing. Bung Karno saat itu, masih menurut Mega, meminta jatah yang lebih besar dari negara-negara investor.

Megawati menilai kontrak investor di Indonesia terlalu lemah. “Di UU yang akan kita telurkan ini, harus diurus soal kontrak itu, siapa yang megang kontraknya yang selama ini dipegang asing,” kata Megawati.

(sip/mok)