Nasional | KPK Harus Perhatikan Permintaan Kuasa Hukum Anas agar Mebongkar Dulu Pembocor Sprindik

KPK Harus Perhatikan Permintaan Kuasa Hukum Anas agar Mebongkar Dulu Pembocor Sprindik
Senin, 04 Maret 2013 , 13:27:00 WIB

Laporan: Hendry Ginting

YAHDIL HARAHAP/IST

  

RMOL. Permintaan kuasa hukum Anas Urbaningrum agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda pemeriksaan terhadap mantan Ketua Umum Partai Demokrat sebelum diungkap siapa yang membocorkan sprindik status tersangka Anas dinilai wajar.

“Meski bisa jadi preseden, saya kira permintaan kuasa hukum Anas itu wajar,” kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yahdil Abdi Harahap, kepada Rakyat Merdeka Online, di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 4/3).

Di sisi lain, menurut dia, keputusan KPK menolak permintaan itu pun sudah benar karena penyelidikan merupakan kewenangan lembaga yang dipimpin Abraham Samad itu. Namun, agar fairness, permintaan kuasa hukum Anas tersebut juga harus diperhatikan KPK. Apalagi,  dengan bocornya sprindik itu memunculkan kecurigaan dari kuasa hukum kalau status tersangka yang dikalungkan KPK ke Anas dipolitisir.

“Jadi wajar kalau kuasa hukum dan Anas meminta KPK untuk menunda pemeriksaan terhadap dirinya,” kata Yahdil.

Dalam kaitan pembocoran sprindik tersebut, dia mengatakan kalau KPK harus menuntaskan dulu persoalan bocornya sprindik tersebut. Sebab bocornya sprindik sangat fatal.

“Sekalipun masih berjalan, sprindik itu bersifat rahasia dan tidak boleh ada yang tahu. KPK jangan menutup mata atas persoalan itu dan harus menyelesaikan dulu mengapa dan siapa yang membocorkan sprindik tersebut,” demikian Yahdil. [ysa]