Nasional | KPK Curigai Satu Rumah Rusli Zainal

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai satu unit rumah pribadi Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, di Jalan Utama Pekanbaru merupakan pemberian rekanan pengerja proyek Stadion Utama.

“Kami sudah menggeledah atau mengecek rumah tersebut dan hasilnya cukup mencurigakan,” kata Ketua Tim Penyidik KPK, Kristian, di Pekanbaru, Rabu (27/2) pagi. Penyidik KPK tidak menampik adanya kecurigaan rumah pribadi tersebut merupakan “hadiah” yang diberikan pihak rekanan pengerja proyek Stadion Utama PON Riau.

Rumah pribadi Rusli Zainal yang berlokasi di Jalan Utama, Pekanbaru, tersebut tampak megah bertekstur menawan dengan ukiran batik khas Melayu pada setiap dinding luar dan bingkai plafon. Halamannya yang cukup luas dengan dikelilingi oleh pagar setinggi lebih dari 1,5 meter. Rumah yang baru 90 persen tahap penyelesaian itu belum dihuni.

“Rumah ini kami tahu milik gubernur dan bangunan paling mewah di daerah ini,” kata Jusman, seorang warga yang tinggal tidak jauh dari rumah mewah itu.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi menyatakan, KPK bakal menyita rumah-rumah Gubernur Riau HM Rusli Zainal jika terbukti atau diduga merupakan aset hasil dari kejahatan tindak pidana korupsi. “Namun saat ini kami masih mendata aset dan kekayaan tersangka RZ dan tentunya akan dilakukan penyitaan kalau itu diduga hasil kejahatan korupsi.”

Dia menjelaskan, penelusuran aset kekayaan Rusli Zainal, tersangka kasus dugaan korupsi kehutanan dan korupsi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII 2012 dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga terkait, khususnya dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).