Nasional | KPK Belum Tetapkan Jadwal Pemeriksaan Anas

Jakarta, GATRAnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan belum menjadwalkan memeriksa mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan fasilitas olah raga Hambalang, Bogor.

“Belum ada jadwalnya,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, melalui pesan singkatnya kepada GATRAnews, di Jakarta, Rabu (27/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, Anas yang awalnya sesumbar bersedia digantung dimonas jika menerima uang dari proyek Hambalang itu, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK melakukan gelar perkara, Jumat (22/2).

“Berdasarkan hasil gelar perkara malam ini (Jumat malam, 22/2, Red.), KPK telah menetapkan sodara AU sebagai tersangka. AU adalah mantan anggota DPR,” kata Johan saat mengumumkan status Anas di KPK, Jakarta Selatan, Jumat.

Menurutnya, Anas ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik KPK menemukan dua alat bukti kuat dugaan keterlibatan Anas yang menerima sesuatu atas janji yang diberikannya saat dia menjabat sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat.

Akibat sesuatu yang diterima Anas itu, kata Johan, Anas dikenakan Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana ubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentan Tindak Pidana Korupsi.

“Kepada yang bersangkutan, berdasarkan surat penyidikan hari ini, 22 Februari 2012, AU diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001,” tandasnya.

Johan mengatakan, Anas juga diduga terkait berbagai proyek lainnya. Namun Johan tidak bersedia menyebutkan proyek-proyek dimaksud. “Ada dugaan proyek-proyek lainnya, yang dimaksud ada proyek lain yang sedang diselidiki. Ini terkat proyek sport center dan atau proyek lainnya,” ujarnya. (IS)