Nasional | Komisi III Prihatin Kisruh Internal Komnas HAM

Komnas HAM.

Jakarta – Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P), Ahmad Basarah, mengaku prihatin atas kisruh internal yang terjadi di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Sebagai anggota Komisi III yang ikut memilih para komisioner Komnas HAM, saya merasa malu dan prihatin atas kekisruhan internal yang mereka ciptakan sendiri,” kata Basarah di Jakarta, Jumat (8/3).

Dia menyatakan, revisi Tata Tertib (Tatib) masa jabatan komisioner yang mengarah pada tuntutan fasilitas kerja merupakan sikap dan tindakan yang pragmatis dan apatriotis.

“Masa pengabdian mereka sebagai komisioner belum terlalu lama, di mana hal tersebut belum memberikan gambaran tentang kualitas, dedikasi dan loyalitas mereka terhadap tanggung jawab melindungi dan menegakkan HAM di Indonesia. Buktikan dulu kinerja mereka sangat bermanfaat dirasakan oleh rakyat. Dengan begitu, tuntutan mereka bisa dianggap wajar,” tegas Wakil Sekjen PDIP ini.

Komisi III telah menggelar rapat kerja (Raker) dengan Komnas HAM pada bulan lalu untuk membahas kisruh internal di Komnas HAM.

Komisi III menyimpulkan untuk memberi waktu paling lama sebulan pada Komisioner Komnas HAM untuk membenahi dan menyelesaikan persoalan organisasinya, terutama menyangkut masa jabatan yang hanya satu tahun bagi Pimpinan.

Dalam raker tersebut muncul pandangan dari anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Nudirman Munir. Nudirman bahkan hanya memberi waktu satu minggu saja bagi Komnas HAM untuk menyelesaikan masalahnya.

Kalau tidak mampu menyelesaikan persoalan internalnya, maka Nudirman meminta para Komisioner Komnas HAM untuk mundur dari jabatan.