Nasional | Komisi III Akan Panggil Natalius Pigai

Kantor Komnas HAM Jakarta (beritasatu.com)

Jakarta – Komisi III DPR akan memanggil anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai dalam waktu dekat untuk mempertanggungjawabkan pernyataan yang dilontarkannya.

Pernyataan bahwa Natalius harus mempertanggungjawabkan ucapannya kepada publik, disampaikan oleh anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Khatibul Umam Wiranu di Jakarta, Selasa (26/2).

“Natalius telah melakukan diskredit terhadap almarhum anggota TNI yang gugur. Pernyataan Natalius melukai keluarga almarhum yang gugur dalam menjalankan tugasnya. Pernyataan dia juga bisa dijadikan argumen untuk memberhentikan Natalis secara tidak hormat (dipecat) dari anggota Komisioner Komnas HAM,” kata Khatibul.

Menurut Khatibul, Natalius tidak berhak untuk menjelek-jelekkan aparat keamanan.

“Di tengah kinerja Komnas HAM yang buruk Natalius tidak berhak sama sekali menyatakan yang menjelekkan aparat negara. Pernyataan dia, jelas secara terang-terangan bisa dipahami sebagai mendiskreditkan aparat NKRI, dan membela secara tidak langsung para teroris di Papua, yang tentu berkeinginan, bercita-cita Papua Merdeka,” ujarnya.

Dia juga mengakui sangat menyesalkan pernyataan Natalius. “Saya  sangat menyesal dalam tubuh Komnas HAM, ada anasir-anasir yang saya ragukan jiwa NKRI nya,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Natalius menyampaikan pendapatnya dalam diskusi ‘DPRD Papua Desak Dialog Jakarta-Papua Dilaksanakan’ di Gedung DPR,Jumat (22/2/2013). Dirinya berkata bahwa tragedi yang menewaskan delapan anggota TNI di Papua tidak melanggar HAM.

Dia juga mengatakan, ketidaksiagaan TNI menjadi salah satu penyebab insiden penembakan anggota TNI oleh kelompok pengacau keamanan. Jumlah anggota TNI di Papua mencapai 16.000 orang, dan 200 di antaranya anggota intelijen. Sementara anggota kelompok separatis di Papua diperkirakan mencapai 1.000 orang.

“Jadi sisanya pada tidur dan nongkrong. Wajar ditembak,” ujar Natalius.