Nasional | Kepala BNP2TKI Resmikan Pembukaan Kantor P4TKI Bekasi

Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat

Jakarta – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kera Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat meresmikan pembukaan kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/2).

Kehadiran P4TKI di Bekasi ini merupakan komitmen BNP2TKI untuk jemput bola dalam pelayanan terhadap masyarakat. Di beberapa daerah perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, BNP2TKI juga telah membuka kantor pelayanan TKI seperti di Tanjung Balai Asaha, Tanjung Balai Karimun, Entikong, Sambas, Batam, dan Aceh Tamiang.  

“Tahun ini diharapkan kantor BNP2TKI di daerah sudah bisa memberikan pelayanan untuk pembuatan paspor terhadap TKI. Pembuatan paspor ini sudah disetujui oleh pihak Imigrasi,” ujar Jumhur.
 
Peresmian kantor P4TKI Bekasi yang dibarengi dengan pelepasan 81 TKI Formal ke Taiwan ini dari 6 Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) ini dihadiri  Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi  Kerjasama Agusdin Subiantoro, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Herry Hidayat, Direktur Kerjasama dan Verifikasi Bambang Supadiono.  Selain itu, hadir juga Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandung, Hasan Abdullah, Kepala BP3TKI Jakarta Delta, Kepala BP3TKI Serang Sumardik,  Kepala P4TKI Bekasi Ugi, para pimpinan PPTKIS dan instansi terkait lainnya.

Menurut Jumhur, pembuatan paspor kepada TKI ini merupakan komitmen pemerintah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada TKI.  Dia mengharapkan program pembuatan pembuatan paspor itu sudah bisa dilakukan dalam tiga bulan ke depan. “Pembuatan paspor TKI ini merupakan pelayanan satu pintu,” tandasnya seraya menambahkan di kantor  ke P4TKI nantinya sudah ada petugas Imigrasi yang bisa melayani pembuatan dokumen paspor.

Dia menjelaskan,  dalam 3 tahun terakhir sudah banyak dibuka kantor-kantor pelayanan TKI di sejumlah daerah. Dengan semakin dekatnya pelayanan itu dengan masyarakat mudah-mudahan pelayanannya menjadi lebih baik dan lebih paripurna. Pelayanan akan menjadi sempurna bila para pegawai P4TKI Bekasi bekerja dengan detail.

“Karena ‘hantu-hantu’ banyak bergentayangan jika anda tidak bekerja dengan detail,” gugah Jumhur seraya meminta agar fasilitas pelayanan berupa ruang tunggu TKI harus dibuat lebih nyaman daripada ruang pejabatnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BNP2TKI menambahkan bahwa terkait biaya penempatan (cost structure) yang masih besar di Taiwan karena permintaan agensi saat ini pihaknya sedang melakukan pembicaraan ulang agar biaya itu bisa ditekan menjadi lebih rendah. “Kalau biaya agensi mahal lebih baik tidak usah ambil pekerja dari Indonesia,” tegasnya.

Kepada para pimpinan  6 PPTKIS yang hadir yaitu dari PT Sumadjaya, Putra Jabung Perkasa, Indokarsa Guna Buana, Surya Pasifik Jaya, Balanta Budi Prima, dan PT Panca Jumhur mengucapkan terimakasih atas jasa mereka yang telah membuat pemerintah mendapat pekerja mulai untuk melayani publik. Selain PPTKIS, jasa para TKI yang bekerja ke Taiwan juga diberi appresiasi.  “Dengan anda ke Taiwan langsung pengangguran di Indonsia bisa berkurang dan kesejahteraan keluarga anda akan menjadi lebih baik,” aku Jumhur yang diberikan applause oleh para TKI.

Per bulan, kata Jumhur, P4TKI sudah bisa melayani 2000-3000 TKI. Jumlah pelayanan ini diakui sudah cukup banyak di era penutupan (moratorium) penempatan TKI di sejumlah negara di Timur Tengah. Karena itu, dengan akan dibukanya moratorium ini diperkirakan jumlah TKI yang akan dikirim per bulan bisa mencapai 5000-an orang.

Kepala BNP2TKI mengkhawatirkan bila pelayanan P4TKI sudah mencapai 5000 orang maka P4TKI sudah tidak  mampu lagi memberikan pelayanan dengan baik. Karena itu, perlu difikirkan untuk mencari lahan sendiri guna untuk pembukaan kantor baru di daerah Bekasi.   

Selain memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pengguna, P4TKI juga diharapkan bisa melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap PPTKIS.  

Terhitung sejak 2 April 2012, P4TKI di Bekasi sudah mulai memberikan pelayanan penempatan TKI bagi PPTKIS di daerah Bekasi kota, Kabupaten Bekasi, Kerawang, Subang, Depok dan Bogor. Pembukaan kantor P4TKI ini dilakukan setelah sebelumnya keluar Surat Keputusan Menpan B.2231/M.PAN-RB/9/2011 tanggal 21 September 2011 Perihal Penataan Organisasi di lingkungan BNP2TKI.

Sebelumnya, juga sudah ada Surat Kepala BNP2TKI, Moh Jumhur Hidayat yang ditujukan kepada Walikota Bekasi No. B.39/KA/II/, 2010 Tgl 22 Feb 2010, perihal Pembentukan Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI ) di kota Bekasi.