Nasional | Kasus Bibit Hibrida, Kejagung Sita Dokumen & Laptop di PT SHS

Jakarta – – Tim Penyidik dari Kejaksaan Agung mendatangi PT Sang Hyang Seri di Jalan Saharjo, Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi bibit hibdrida di Kementan. Sejumlah dokumen dan perangkat komputer disita.

“Baru saja selesai, barang-barang yang berhasil disita berupa dokumen-dokumen atau surat-surat (68 buah ordner),” ujar Kapuspen Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (14/2/2013).

Selain itu, ada juga tiga buah CPU dan satu laptop yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Untung menuturkan penyitaan dilakukan sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 20.43 WIB, langsung dipimpin oleh ketua tim Jaksa Adtyawarman dan diikuti oleh 10 orang penyidik.

Sebelumnya dugaan kasus korupsi pengadaan bibit hibrida sedang diusut Kejagung. Ada tiga tersangka dari PT. Sang Hyang Seri (SHS) dalam kasus ini, namun belum ada tersangka dari Kementan.

Bukti permulaan adanya peristiwa tindak pidana korupsi ini bervariasi. Mulai dari rekayasa pelelangan atau tender PTM SHS, biaya pengelolaan cadangan benih nasional sebesar 5 persen dari nilai kontrak tidak pernah disalurkan kepada kantor regional daerah.

(ndu/mad)