Nasional | Kapolri: Panglima TNI Harus Periksa Anggotanya Soal Pembakaran OKU

Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo (kanan) didampingi Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna (kiri).

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo meminta Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) segera memeriksa bawahannya, terkait kasus pembakaran Mapolres Batujara, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan. Pasalnya, kantor Polri merupakan simbol negara.

“Saya meminta Panglima TNI untuk dilakukan pemeriksaan dan kalau melanggar hukum tentu harus diproses hukum, saya kira itu,” kata Timur di Kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Kamis (7/3).

Saat ini, kata Timur, pihaknya masih terus memeriksa kejadian yang mengakibatkan enam anggota Kepolisian terluka akibat tusukan.

Seperti diketahui, Mapolres Ogan Komering Ulu dibakar oleh segerombolan orang berseragam, yang diduga anggota TNI. Kejadian tersebut diduga bermotif balas dendam atas kematian anggota TNI Angkatan Darat (AD) batalion 15 Kodam Sriwijaya pada Januari lalu.