Nasional | JK Nilai Bentrok TNI Vs Polri Disebabkan Hubungan yang Bermasalah

JK Nilai Bentrok TNI Vs Polri Disebabkan Hubungan yang Bermasalah

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Surabaya : Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kasus penyerangan yang dilakukan TNI terhadap Mapolres OKU, Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (7/3/2013) disebabkan adanya hubungan antarlembaga yang bermasalah. Selain itu, juga diakibatkan oleh kecintaan terhadap korps yang tersalurkan secara negatif.

“Hubungan antar lembaga masalah, hubungan antara atasan dengan bawahan juga masalah,” kata JK saat menghadiri Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Sabtu (9/3/2013).

Saat ditanya apakah hal ini dikarenakan adanya kecintaan terhadap korps berlebihan, JK mengatakan hal itu harus dilakukan bagi setiap anggota baik di TNI maupun Polri. Hanya saja, lanjut dia, kecintaan tersebut harus disalurkan terhadap sesuatu yang positif.

“Asal jangan masalah itu menjadi negatif untuk lembaga lain,” ujarnya.

Soal adanya kebuntuan komunikasi di antara kedua lembaga tersebut, mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan perlu ada keteladanan semua pihak. “Keteladanan itu ada di antara atasan dengan bawahan dan juga hubungan antar lembaga,” jelasnya.

Menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, kepemimpinan itu menjadi sangat pokok dan modal dasar yang harus dimililiki semua anggota TNI dan Polri.

Soal intelijen yang tidak bisa mengantisipasi kejadian terebut, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengatakan bahwa intelijen tugasnya adalah mengawasi situasi sebelum adanya kejadian. “Itu hanya mengamati, kalau sudah terjadi bagaimana,” imbuhnya. (Ant/Mut)