Nasional | Japto Soerjosoemarno: Apapun untuk Anas Asal Jangan Bantu Kabur

Japto Soerjosoemarno: Apapun untuk Anas Asal Jangan Bantu Kabur

Liputan6.com, Jakarta : Kunjungan sejumlah pejabat ke kediaman Anas Urbaningrum belum berhenti. Giliran Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno menyambangi rumah Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang mengundurkan diri itu.

Japto mengatakan siap memberikan bantuan apapun kepada Anas. “Sebagai teman, saya siap bantu apa pun asal jangan minta bantu kabur saja,” ucap Yapto selesai berkunjung di rumah Anas di Jalan Teluk Semangka RT 06 RW 17, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2013).

Tadi Japto tiba di kediaman Anas sekitar pukul 15.43 WIB. Ia lalu keluar dari rumah Anas sekitar 15.55 WIB.

Selesai pertemuan, Japto mengatakan kondisi Anas sehat saat ini. “Saya bertemu memang sebentar kan, tadi dia beliau lagi salat, saya liat beliau sehat. Saya juga tanya dan dia ternyata memang beliau sehat,” kata Japto.

Usai penetapan Anas sebagai tersangka dalam kasus korupsi mega proyek pusat olah raga Hambalang dan mundur dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, kediaman pribadi Anas banyak didatangi beberapa tokoh nasional. Antara lain Akbar Tandjung, Mahfud MD, Dewan Penasihat KAHMI (Korps Alumni Mahasiswa Islam) AM Fatwa, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, Din Syamsudin, dan mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan.

Anas mengumumkan pengunduran diri di Kantor DPP Demokrat pada Sabtu 23 Februari lalu sehari setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus proyek Hambalang.

Sebelumnya, Anas disebut-sebut menerima Toyota Harrier dari rekanan proyek Hambalang. Mobil mewah itu diterima saat Anas masih menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR atau sebelum menjabat Ketua Umum Demokrat. Tapi Anas membantahnya.

Anas dijerat dengan Pasal 12 huruf A atau huruf B atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hukuman maksimal yang mengancamnya yakni, 20 tahun penjara.(Ais)