Nasional | Jangan Heran Cara Polisi Tangani Hercules Cs

Jangan Heran Cara Polisi Tangani Hercules Cs
Senin, 11 Maret 2013 , 22:56:00 WIB

Laporan: Widya Victoria

IST

  

RMOL. Pengurus teras Partai Gerindra Fadli Dzon mengeritik keras arogansi kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap Hercules Rosario Marshal. Tindakan kepolisian dinilai bertindak atas kepentingan pengusaha tapi tidak murni untuk penegakan hukum.

Sementara tak sedikit pihak menyesalkan kenapa Hercules yang dikenal sebagai orang dekat Prabowo Subianto hanya diusut dengan tuduhan melakukan pemerasan. Seharusnya, polisi mengungkap dan menahan para polisi dan politisi yang kerjanya suka memeras.

Pengamat politik dan hukum dari The Indonesian Reform Institute, Martimus Amin, tak aneh dengan sengkarut di balik penangkapan Hercules bersama puluhan anak buahnya itu.

“Tidak perlu heran, demikian keadaan kondisi hukum negara kita yang amburadul selama merdeka. Bagi yang hobi menonton film India, cerita penegak hukum baik polisi, jaksa, dan hakim persis terjadi di tanah air kita,” kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Senin malam (11/3).

“Penegakan hukum masih pincang tertatih-tatih. Belati hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. Semua dapat diatur para pemilik kapital,” sambung dia.

Akibat pemandangan hukum seperti itu, katanya, rakyat menjadi apatis. Tercermin dari anekdot-anekdot yang subur berkembang di masyarakat. Misalnya, lapor kehilangan kambing di kantor polisi malah hilang sapi; KUHP diplesetkan jadi kasih uang habis perkara; UUD jadi ujung-ujungnya duit; polisi jujur menang dengan polisi patung; atau polisi tidur saja mengganggu canda pengendara motor.

“Kondisi hukum tidak hanya di bawah pengaruh kekuatan pemilik kapital, tapi juga dalam kooptasi kekuasaan. Secara telanjang mata dapat disaksikan perbedaan penanganan kasus Hercules dengan kasus rekening gendut polisi, BLBI, Century atau skandal Istana. Perbedaan penanganannya seperti bumi dan langit,” demikian Martimus.[dem]