Nasional | Ingat, Anas Belum Serahkan Surat Mundur dari Ketum Demokrat

Ingat, Anas Belum Serahkan Surat Mundur dari Ketum Demokrat
Kamis, 07 Maret 2013 , 19:25:00 WIB

Laporan: Widya Victoria

ANAS URBANINGRUM/IST

  

RMOL. Hingga kini seperti diketahui Anas Urbaningrum belum sama sekali menyerahkan surat pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Pemerhati masalah hukum dan politik dari The Indonesian Reform Institute, Martimus Amin mencermati hal itu sebagai sinyal jelas bahwa Anas sampai sekarang masih berstatus Ketum DPP Demokrat.

Faktor lainnya, kata dia, bisa disimak dari hasil pembincangan Anas dalam talkshow di radio swasta, Smart FM, tadi malam. Disitu Anas mengatakan, tak pernah mundur sebagai ketua PD tapi hanya berhenti. Anas juga menyebut bahwa perbedaan mundur yang berarti menarik garis ke belakang. Sedangkan, berhenti itu hanya diam di tempat. Menurut Martimus, dari gambaran di atas dapat disimpulkan Anas secara de jure masih ketum partai penguasa. Sebab ia tidak pernah menyatakan mundur yang diajukan secara resmi sesuai mekanisme yang diatur dalam statuta partai.

“Jadi pernyataan berhenti Anas lebih bersifat politis simbolik, bukan dalam arti serta memenuhi syarat yuridis formal,” terang Martimus kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (7/3).

Di sisi lain, kata Martimus menyarankan, ada dua solusi yang bisa ditindaklanjuti untuk menghadapi kemelut di internal Demokrat, terutama menyangkut daftar caleg sementara (DCS) supaya tidak berlarut-larut. Pertama untuk kepentingan tandatangan dari ketua umum dikembalikan kepada Anas sebagai pejabat yang sah sampai saat ini.

Cara kedua, Partai Demokrat dapat menempuh mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB) sebagai forum yang absah memilih ketua umum yang baru. Hanya saja, menurut dia, tidak tertutup kemungkinan hasil KLB tetap mengukuhkan Anas sebagai ketum Demokrat. Namun jika kedua cara ini tidak ditempuh, maka PD harus menghadap resiko didiskualifikasi keikutsertaan calegnya dalam pemilu.[wid]